Puluhan Guru Kontrak Pandeglang Minta Diangkat P3K

oleh -
Guru TKK Pandeglang
Para Guru kontrak menyampaikan harapannya untuk bisa diangkat menjadi PPPK kepada Bupati Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Puluhan Guru Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD), datang ke Pendopo Bupati Pandeglang untuk bertemu dengan Bupati Pandeglang, Jumat (14/2/2020).

Tujuan kedatangan para Guru TKK tersebut, mengajukan permintaan kepada Bupati Pandeglang, agar diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tanpa melalui seleksi.

Salah seorang perwakilan Guru TKK, Bai Munawar mengaku, sudah belasan tahun menjadi Guru TKK. Namun belum juga diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh pemerintah. Maka ia dan Guru TKK lainnya berharap agar diangkat menjadi PPPK secara otomatis.

“Kami menyadari usia kami sudah lewat batas untuk menjadi PNS. Namun, kami harap bisa masuk PPPK tanpa tes,” ungkapnya.

Dikatakannya, mayoritas para TKK di Pandeglang usianya sudah melebihi batas yang ditetapkan untuk ikut seleksi CPNS. Maka harapan satu-satunya, yaitu diangkat menjadi PPPK. “Kami yakin 90% usia para TKK di Pandeglang lebih dari 35 tahun. Untuk itu, kami sangat bangga jika bupati bisa mengupayakan menjadi PPPK,” katanya.

Menanggapi hal itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita menuturkan, pihaknya sudah empat kali bersurat ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Namun, kata Irna, hingga saat ini belum ada respon.

“Ibu (sebut dirinya) sudah 4 kali berkirim surat ke Kemenpan RB melalui Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), namun sampai sekarang belum ada respon,” tuturnya.

BACA JUGA:

. Anggota DPR RI Sebut Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Pandeglang Tinggi

. Puluhan Polwan Polres Pandeglang Jaga Masjid Agung

. MUI Pandeglang Himbau Remaja Muslim tak Rayakan Valentine

Terkait pengangkatan PPPK, Irna mengakui tidak memiliki deskresi. Padahal, kata dia, selama ini Pemkab Pandeglang membutuhkan tenaga para honorer. “Dalam surat yang kami layangkan ke Kemenpan RB, meminta agar usia yang sudah tua tidak harus ikut tes, karena sudah mengabdi cukup lama. Namun mudah-mudahan segera ada jawaban positif,” ujarnya.

Diakuinya, saat ini para TKK mendapatkan honor yang masih jauh dari harapan. Namun hal itu, menyesuaikan dengan finansial Kabupaten Pandeglang.

“Ya harusnya sesuai UMK, tapi mudah-mudahan kami akan terus berupaya, sepanjang anggarannya ada bisa kami naikan,” imbuhnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.