Puluhan Buruh Pabrik Minyak Sawit Cilegon Unjukrasa Tolak PHK

  • Whatsapp
tolak phk
Puluhan buruh PT SMP menuntut perusahaan untuk mempekerjakan kembali buruh yang di-PHK.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Puluhan buruh yang tergabung dalam Forum Buruh Cilegon (FBC) PT SMP di Jalan Raya Anyer, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, melakukan aksi mogok kerja di Puspemkot Cilegon, Kamis (18/6/2020).

Diketahui, aksi tersebut dilakukan lantaran perusahan PT SMP melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 61 buruhnya pada 22 Mei 2020. Mereka yang dipecat diketahui sebagai pengurus serikat kerja di perusahaan produksi minyak kelapa sawit tersebut.

Bacaan Lainnya

“Beberapa hari lalu sudah ada mediasi di kantor Disnaker tapi belum ada kesepakatan,” kata Koordinator Aksi FBC, Syaiful Anwar disela aksi.

Padahal sebelumnya, kata Anwar, perusahaan sempat menjanjikan bantuan paket sembako kepada para buruhnya. Namun ternyata, kata dia, pada Sabtu (22/5/2020), 61 buruh malah dipecat dari pekerjaannya.

“Sebelum tuntutan kami dikabulkan oleh pihak perusahaan kami akan melaksanakan aksi ini sampai tanggal 1 Juli 2020,” tegasnya.

Anwar mengatakan, pihaknya hanya meminta rekannya yang di-PHK dapat dipekerjakan kembali. Pasalnya, mereka diberhentikan dengan alasan Pandemi Covid-19. “Jangan karena wabah corona buruh diberhentikan, perusahaan tidak memiliki hati nurani,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, berdasarkan UUD No 21 tahun 2000, serikat pekerja harus dilindungi. Namun, saat ini justru pengurus serikat pekerja diberhentikan perusahaan dengan alasan dampak Covid-19.

“Ini justru buruh di-PHK disaat menjelang Idul Fitri, padahal menurut Pasal 151 tahun 2003 perusahaan wajib menghindari PHK saat menjelang hari raya, Jika tidak bisa dihindari harus adanya musyawarah,” tandasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.