Pulang Rapat di Jakarta, Sejumlah Pejabat Pandeglang Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
pejabat pandeglang
Ilustrasi - Positif Covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pandeglang, terus meningkat. Hingga saat ini, kasus terkonfirmasi covid-19 sudah mencapai 64 orang. Peningkatan jumlah kasus tersebut mulai dari klaster hajatan hingga perkantoran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari sebanyak 64 Kasus Konfirmasi (KK) covid-19, diantaranya 7 pejabat sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Pandeglang. Ketujuh pejabat tersebut punya riwayat perjalanan ke daerah zona merah Covid-19, seperti Jakarta.

Bacaan Lainnya

Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Administrasi Pemkab Pandeglang, Ramadani mengatakan, peningkatan kasus ini bermula dari hajatan yang digelar warga dan klaster pemerintahan setelah melakukan rapat di Jakarta.

“Jika dilihat penyebarannya cukup cepat. Jadi klaster di Pandeglang ini resikonya pertama klaster hajatan dan sekarang klaster perkantoran,” ungkap Ramadhani saat ditemui di Gedung DPRD Pandeglang, Senin (14/9/2020).

BACA JUGA: Covid-19 Tembus 60 Kasus, Pandeglang Aktifkan Lagi Cek Poin di Tiga Perbatasan

Ia menyebut, sebanyak 7 pejabat Pemkab Pandeglang itu bertugas di Dinas Pariwisata 1 orang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) 1 orang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (DPUPR) 1 orang dan Sekretariat Daerah (Setda) 4 orang.

“Untuk tracing kasus sudah dilakukan pihak Puskesmas sesuai domisili pejabat yang bersangkutan. Adapun paparan (pejabat) sebagian dari Jakarta. Mereka rapat di Jakarta, kembali setelah 5 hari, ternyata terkonfirmasi covid-19,” katanya.

Lanjut dia, tim gugus sudah melakukan sterilisasi  dan menutup ruangan kerja pejabat yang sudah dinyatakan positif hingga lima hari kedepan. Bagi para pegawai OPD yang pejabatnya terkonfirmasi Covid-19, diterapkan Work From Home (WFH).

“Pegawai yang WFH diutamakan kepada ibu hamil, usianya diatas 50 tahun juga yang punya penyakit bawaan,” ujarnya.

Sementara, juru bicara tim gugus tugas penanggulangan covid-19 Pandeglang, Dr Achamd Sualeman mengaku, belum mendapatkan datanya secara riil. Namun ia hanya mendapatkan informasi dari kecamatan. Tindaklanjut penanganannya, kata dia, tim gugus tugas tingkat kecamatan tengah melakukan tracing.

“Kami masih menunggu data lengkap dulu,  biar semuanya jelas,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.