PTM 100 Persen di Ruang Kelas Mulai Digelar di Kota Tangerang

oleh -
Ilustrasi: PTM SMP di Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di ruang kelas, Senin (3/1/2022). Namun kegiatan belajar mengajar (KBM) tersebut tidak dilaksanakan selama satu pekan penuh, melainkan KBM hanya berlangsung dua kali saja dalam satu pekan.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan PTM 100 persen di ruang kelas di Kota Tangerang, Banten, digelar 201 SMP dan 445 SD. PTM 100 persen di ruang kelas ini merupakan instruksi Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, yang diterima Pemkot Tangerang.

“Cuma memang bertahap untuk kegiatannya, jadi minggu ini kita seminggu dua kali dan kita evaluasi terus. Artinya COVID-19 di Kota Tangerang ini tidak ada tambahan-tambahan yang terinfeksi, maka akan kita lanjutkan nanti bisa jadi seminggu tiga kali (pertemuan), empat kali dan seterusnya,” jelasnya, Senin (3/1/2022).

Jamaluddin mengatakan dalam SKB 4 Menteri tersebut pelajar mengikuti KBM di sekolah maksimal selama enam jam. “Jadi semua sekolah sesuai dengan  SOP kita, semua sekolah melaksanakan PTM 100 persen. Artinya anak-anak belajar semuanya di sekolah. Sedangkan pembelajarannya masih terbatas, seminggu dua kali. Nanti bisa saja minggu keempatnya full, artinya bisa belajar seperti biasa,” ujarnya.

BACA JUGA: Antisipasi COVID-19 di PTM, Dinkes Kota Tangerang Siapkan Tes Swab Antigen di Sekolah

Menurut Jamaluddin, bagi orangtua yang khawatir terhadap pelaksanaan PTM dan tidak menyetujuinya diberikan pilihan oleh Dindik, untuk anak didiknya mengikuti KBM via daring.

“Pelaksanaan PTM itu masih bersifat fleksibel. Ya kita kan masih ada virtual jadi bisa diselenggarakan secara daring ataupun luring. Fleksibel lah, orang tua masih bisa kita berikan untuk memilih,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 32 Emmah Suhainah mengungkapkan pelaksanaan PTM 100 persen di sekolah tersebut digelar hanya dua kali dalam satu pekan, pada Senin  sampai Selasa seluruh siswa di kelas 7 mengikuti PTM di ruang kelas. Sementara Rabu sampai Kamis kelas 8 dan Jumat sampai Sabtu kelas 9.

“Yang tidak PTM belajarnya pakai PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh atau online), belajar seminggu dua kali di ruang kelas sampai ada arahan selanjutnya dari Dindik berdasarkan evaluasi PTM sekarang ini. Belajar dari pukul 07.30 sampai 11.30 WIB,” pungkasnya. (Candra/Aan)

No More Posts Available.

No more pages to load.