PT. TNG Umumkan Pemenang Pengadaan Investasi Listrik Tenaga Sampah di Kota Tangerang

  • Whatsapp
Direktur PT. TNG, Edi Candra dan Presiden PT. Oligo Infrastruktur Indonesia, Cynthia Hendrayani.
Direktur PT. TNG, Edi Candra dan Presiden PT. Oligo Infrastruktur Indonesia, Cynthia Hendrayani.

KOTA TANGERANG,REDAKSI24.COM—PT. TNG akhirnya mengumumkan pemenang pengadaan investasi listrik tenaga sampah di Kota Tangerang. Consortium Oligo Partners (COP) dinyatakan sebagai pemenang setelah melalui proses lelang panjang yang memakan waktu selama satu tahun delapan bulan.

Consortium Oligo Partners terdiri dari lima perusahaan yang ada di lima negara, diantaranya Indonesia, Malaysia, India, Amerika, dan Hongkong. Perusahaan tersebut berhasil memenangkan pengadaan investasi listrik tenaga sampah yang akan dilakukan di TPA Rawa Kucing dan juga di Jatiuwung.

Bacaan Lainnya

Direktur PT. TNG, Edi Candra, mengatakan, setelah melalui proses panjang akhirnya Consortium Oligo Partners siap melakukan investasi listrik tenaga sampah. Akan tetapi, mereka baru bisa sempurna bekerja pada 2023, karena dua tahun ke depan baru dilakukan pembangunan.

“Kami sudah mengumumkan pemenangnya, dan hasil pengumuman tersebut berdasarkan keputusan tim seleksi. Jadi setelah ini, tinggal membahas kontrak kerjasama yang akan dilakukan oleh tim ahli dari PT. TNG dengan pemenang,” ujar Edi, Selasa (31/3/2020).

BACA JUGA:

Dirut PT TNG Kota Tangerang Janji Benahi Sistem

Edi menambahkan, sebelum diputuskan menjadi pemenang, pihaknya memberikan waktu lima hari untuk melakukan sanggahan bagi para peserta. Karena tidak ada sanggahan, maka diputuskan pemenangnya adalah Consortium Oligo Partners.

“Jadi 20 Maret lalu, kami umumkan di website Pemkot dan website PT. TNG untuk memberikan waktu sanggahan. Tetapi tidak ada sanggahan dari yang lain, maka tim seleksi telah memutuskan siapa pemenangnya,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi, Guntur Sitorus, menjelaskan, dipilihnya Consortium Oligo Partners karena mereka masuk dalam kategori atau syarat yang telah ditentukan. Mulai dari administrasi, sisi teknologi dan juga mampu menawarkan harga di bawah pagu yang telah ditetapkan.

“Dari peserta yang ikut, Consortium Oligo Partners sangat cocok dan layak untuk menjadi pemenang. Karena dari seleksi yang kami lakukan, mereka memenuhi syarat yang sudah kami tetapkan, apalagi mereka mempunyai teknologi terpadu yang dibutuhkan TPA Rawa Kucing,” ungkapnya.

Presiden PT. Oligo Infrastruktur Indonesia, Cynthia Hendrayani, yang tergabung dalam Consortium Oligo Partners, menuturkan, dari empat peserta yang ikut dan akhirnya Consortium Oligo Partners terpilih menjadi pemenang. Bahkan dalam tahap seleksi, semua persyaratan bisa diselesaikan dan sesuai dengan keinginan Pemerintah Kota Tangerang.

“Kami menawarkan teknologi terpadu agar bisa mengolah sampah menjadi tenaga listrik. Selain itu, kami juga menawarkan bagaimana TPA Rawa Kucing tetap stabil meski sampah yang masuk banyak dan kami akan olah di dua lokasi, yakni TPA Rawa Kucing dan juga di Jatiuwung, setelah kontrak kerjasama disepakati,” pungkasnya. (Ifk/Hdr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.