PT Mayora Indah Masih Bungkam Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan

oleh -
PT Mayora Indah Masih Bungkam Soal Dugaan Pencemaran Lingkungan kabupaten tangerang
Securty pos jaga PT Mayora Indah Jayanti, Senin (4/10/2021) siang. meminta wartawan membuat janji terlebih dahulu untuk bertemu manajemen pabrik makanan dan minuman tersebut.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pihak Human Resource Department (HRD) PT Mayora Indah Jayanti di Jalan Raya Serang-Balaraja, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, hingga kini masih belum memberikan keterangan terkait dugaan pencemaran lingkungan.

Warga sebelumnya resah karena air sumur tanah mereka sudah enam bulan belakangan ini berubah warna dan menimbulkan bau tidak sedap.

Warga menuding bau menyengat tersebut berasal dari limbah cair PT Mayora Indah Jayanti yang dibuang melalui saluran air menuju Anak Sungai Cidurian. Sebab, menurut warga, di sekitar lingkungan mereka hanya ada PT Mayora Indah Jayanti.

Limbah cair yang diduga hasil produksi PT Mayora Indah Jayanti itu, menurut warga, telah menimbulkan pencemaran lingkungan, menimbulkan aroma yang kurang sedap, merusak ekosistem, menyebabkan air sumur warga menjadi keruh dan berbau menyengat.

BACA JUGA: Limbah PT Mayora Diduga Cemari Sumur Warga Jayanti

Manager HRD PT Mayora Indah Jayanti, Muchlis saat dikonfirmasi melalui telepon serta pesan WhatsApp tidak menjawab alias belum memberikan keterangan apapun terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut. Awak media yang mendatangi pabrik makanan dan minuman itu, belum berhasil menemuinya.

“Pak Muklis masih ada tamu, dan belum bisa dipastikan kapan dan jam berapa bisa ditemui,” ungkap Agus, securty pos jaga PT Mayora Indah Jayanti sambil meminta wartawan untuk membuat janji terlebih dahulu dengan yang bersangkutan, Senin (4/10/2021) siang.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik berjanji akan segera menindaklanjuti persoalan limbah cair perusahaan tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan cek,” ungkap Achmad Taufik saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Senin (4/10/2021) sore.

Sedangkan Ketua Umum LSM Gerhana Indonesia, Inuar Epindi mengatakan, pihaknya segera melayangkan surat laporan secara resmi kepada DLHK Kabupaten Tangerang terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Mayora Indah Jayanti.

“Surat pengaduan sudah dikirim ke DLHK Kabupaten Tangerang serta kami tembuskan juga untuk PT Mayora,” tegas Inuar Epindi.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.