PT Angkasa Pura II (Persero) mendukung UMKM Beralih Menjadi Produsen APD Covid-19

  • Whatsapp
Alat cuci tangan PT Angkasa Pura II.

BANDARA, REDAKSI24.COM –  Di tengah pandemi Covid-19, PT Angkasa Pura II mendorong UMKM di bidang konveksi yang telah menjadi mitra binaan untuk beralih  menjadi produsen alat pelindung diri (APD) seperti masker, Hazmat dan lainnya

Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Wiweko Probojakti menuturkan dengan bimbingan dari PT Angkasa Pura II maka UMKM dapat beradaptasi di tengah pandemi ini.

Bacaan Lainnya

“Strategi bertahan di tengah pandemi ini adalah UMKM harus dapat melakukan penyesuaian bisnis. Sejalan dengan itu, kami mengarahkan agar UMKM yang telah menjadi mitra binaan PT Angkasa Pura II untuk beralih menjadi produsen masker kain, hazmat dan wastafel portable,” ujar Wiweko Probojakti yang akrab dengan panggilan Dodit.

BACA JUGA: Pada Masa Pandemi Covid-19, PT Angkasa Pura II Tekan Biaya Operasional 19 Bandara

UMKM mitra binaan PT Angkasa Pura II yang telah beralih menjadi produsen masker kain berlokasi di Tangerang, Depok, Bekasi, Pontianak, Jambi, dan Bandung. Sementara itu, yang kini menjadi produsen APD Coverall berlokasi di Depok, dan yang beralih menjadi produsen wastafel portable ada di sejumlah wilayah operasional PT Angkasa Pura II.

“UMKM di berbagai kota di Indonesia itu kini memproduksi masker kain dan ada juga yang memproduksi Hazmat, serta wastafel portable. Sebagai bentuk dukungan, kami juga membeli produk-produk mereka untuk digunakan di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II,” jelas Dodit.

Dodit mengatakan saat ini PT Angkasa Pura II juga tengah mengajak mitra binaan UMKM lainnya untuk juga dapat mencari peluang di tengah pandemi.

“Permintaan terhadap masker memang ada, karena di tengah pandemi ini masyarakat wajib menggunakan masker di dalam aktivitas sehari-hari. UMKM bisa melihat peluang seperti ini untuk tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19,” jelas Dodit.

BACA JUGA: PT Angkasa Pura II Perketat Pemeriksaan Penumpang Yang Akan ke Jakarta

Adapun dana program kemitraan yang disalurkan PT Angkasa Pura II sebagai modal bagi UMKM dari 1991 hingga Mei 2020 mencapai sebesar Rp 616,63 miliar bagi sebanyak 31.202 mitra binaan.

Mitra binaan tersebut tersebar di seluruh wilayah di mana bandara-bandara PT Angkasa Pura II beroperasi. “Program kemitraan PT Angkasa Pura II telah banyak melahirkan pengusaha sukses seperti pengrajin rumah bambu, jaket kulit, batik kayu, batik kain, baju muslim, aksesoris, dan kini produsen masker dan APD Coverall. Kami berharap program kemitraan ini dapat membuat kelompok usaha skala kecil dan menengah menjadi lebih produktif dan berkembang sehingga perekonomian masyarakat lebih meningkat,” jelas Dodit. (Iqbal/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.