PSBB Tangsel Diperpanjang Lagi, Salon dan Fitnes Boleh Buka, Hajatan Masih Dilarang

  • Whatsapp
PSBB Kota Tangsel
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (kanan) memberi arahan pada pelatihan pemadaman dan penanggulangan kebakaran.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  diperpanjang lagi selama 14 hari, hingga 8 Agustus 2020 mendatang. Perpanjangan PSBB juga dibarengi dengan pelonggaran tempat usaha yang semakin luas.

Semakin luasnya sektor usaha yang dilonggarkan pada PSBB ke 8 perpanjangan ke 7 ini, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang terpukul selama pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya sedang menyusun regulasi terkait perpanjangan PSBB selama dua pekan ke depan. “Hasil vicon kemarin dengan Gubernur Banten, PSBB diperpanjang lagi, perangkat hukumnya sedang disiapkan,” katanya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Minggu (26/7/2020).

Menurutnya, PSBB kali ini ada perbedaan dengan sebelumnya lantaran adanya penambahan sektor usaha yang diperbolehkan kembali melakukan operasional dengan syarat utama menerapkan protokol kesehatan.

“Ada beberapa perluasan pelonggaran yang membedakan dengan PSBB sebelumnya, yakni tempat fitness, salon dan fitnes sudah bisa buka. Kolam renang belum atau olahraga air masih belum boleh buka,” tambah Ben.

BACA JUGA: PSBB Diperpanjang Lagi, Pemkot Tangsel Ajukan Pelonggaran Ojol Hingga Hajatan

Ben mengakui, sebetulnya tempat fitnes memang rentan menjadi kluster baru penyebaran Covid-19 lantaran droplet berupa keringat dari para pengunjung fitnes yang rentan berceceran di setiap alat yang digunakan.

“Tapi para pengelola usaha fitnes sudah ada semacam pengaturan yang wajibkan gugus tugas Covid-19. Salah satunya rutin menyemprotkan atau membersihkan alat fitnes yang telah digunakan dengan disinfektan setiap kali pakai setiap harinya,” ungkap Ben.

Selain salon dan fitnes, olahraga atau pertandingan tanpa penonton pun sudah diperbolehkan. Sedangkan untuk olahrga dan wahana bermain air masih dilarang hingga PSBB berikutnya. “Masyarakat juga masih harus bersabar untuk menggelar resepsi atau hajatan pernikahan dan khitanan, karena masih dilarang dan tahap evaluasi,” tandas Ben.(wvyh/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.