PSBB Jilid 4, Pelanggar Dihukum Nyanyi Indonesia Raya Hingga Pencabutan Izin Usaha

  • Whatsapp
Sejumlah pemuda pelanggar PSBB diberi sanksi nyanyi Indonesia Raya dan menyebut Pancasila.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Warga dan para pelaku usaha yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 4 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan diberikan sanksi tegas menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga pencabutan izin usaha.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tangsel Sapta Mulyana mengatakan, pihaknya menerapkan sanksi sosial bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Sanksinya, nanti si pelanggar akan kami pakaiin rompi orange bertuliskan pelanggar PSBB. Tujuannya untuk memberikan efek jera, karena masyarakat sendiri nanti yang akan melihat dan menilai bahwa dia melanggar PSBB. Kemudian, si pelanggar juga kita suruh nyanyi lagu Indonesia Raya dan menyebutkan Pancasila sebagai bentuk kecintaan kepada negara,” katanya, Selasa (16/6/2020).

Sapta mengaku, hukuman sosial tersebut sudah mulai diterapkan pada Senin (15/6/2020) malam, saat melakukan pemantauan di sejumlah kafe di Ruko Golden Boulevard BSD. Hasilnya, ada sekira 12 remaja yang kedapatan tidak memakai masker dan berkerumun.

“Ternyata banyak yang nggak hafal saat menyanyikan Indonesia Raya dan menyebutkan butir-butir Pancasila,” ungkap Sapta.

Selain kepada warga, sanksi juga akan diterapkan kepada para pelaku usaha berupa spa, pijat dan karaoke. Hal tersebut lantaran, item-item usaha tersebut masih dilarang beroperasi. “Jika ada yang bandel dan nekat beroperasi, akan kami segel dan tutup paksa. Bahkan, kemungkinan akan ada pencabutan izin usaha,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany resmi memperpanjang PSBB jilid 4 selama 14 hari atau hingga 28 Juni 2020 mendatang.

Keputusan tersebut, sesuai dengan Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.165-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan tahap Keempat Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

“Diharapkan, semua warga dapat mematuhi segala aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Serta tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan jaga jarak, wajib masker dan lainnya,” ungkapnya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.