PSBB Diperpanjang Lagi, Pemkot Tangsel Akan Kembali Perketat Aktivitas Warga

  • Whatsapp
Tangerang selatan
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Masyarakat Kota Tangerang Selatan harus ekstra bersabar lagi menjalani aktivitas dengan gerak terbatas lantaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang 14 hari kedepan.

Dalam perpanjangan PSBB ke-9, mulai tanggal 24 Agustus sampai 6 September 2020 itu, Pemkot Tangsel berencana akan memperketat kembali aktivitas masyarakat lantaran kasus Covid-19 terus bertambah setiap hari. Padahal, sebelumnya pemerintah memberikan sejumlah kelonggaran PSBB berupa aktivitas usaha dan kegiatan di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan, perpanjangan tersebut berdasarkan hasil rapat virtual bersama pimpinan daerah di Provinsi Banten pada Minggu (23/8/2020).

“PSBB diperpanjang lagi selama dua pekan ke depan. Tugas kita bersama adalah menyadarkan masyarakat bahwa memakai masker, menjaga jarak itu bukan tuntutan dari pemerintah tetapi menjadi kebutuhan bagi diri sendiri,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/8/2020).

BACA JUGA: Update PSBB jilid V Tangsel, Tingkat Kepatuhan Masyarakat Menurun dan Positif Covid-19 Bertambah

Sementara itu, Plh Sekretariat Daerah, Bambang Noertjahjo mengatakan, dalam PSBB kali ini Pemkot Tangsel mewacanakan akan menerapkan pengetatan aktivitas masyarakat lagi setelah sebelumnya dilonggarkan. 

“Wacana pengetatan PSBB sedang kita bahas tentu dengan berbagai pertimbangan dan hasil evaluasi pelaksanaan PSBB sebelumnya. Karena adanya kelonggaran itu merupakan kebijakan nasional. Tapi kita kaji lagi,” kata Bambang.

Selain membahas wacana aktivitas masyarakat diperketat lagi, Pemkot Tangsel pun tengah menggodok soal peningkatan WFH kembali. 

BACA JUGA: Ini Alasan Kenapa PSBB di Tangsel Kembali Diperpanjang

“Selain PSBB diperketat lagi, soal WFH juga sedang dibahas perlu ditingkatkan lagi atau tidak. Serta beberapa hal lain yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat dan ekonomi di Tangsel masih kita bahas soal penerapannya di PSBB kali ini,” pungkasnya.

Diketahui, hingga saat ini jumlah kasus Covid-19 terus bertambah. Berdasarkan data dari laman resmi lawancovid19.tangerangselatankota.go.id jumlah kasus positif bertambah lima kasus menjadi 726 positif. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kini mencapai 807 pasien dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 2282 pasien. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.