PSBB di Tangerang Raya Diperpanjang Kembali Hingga Dua Minggu Kedepan

  • Whatsapp
Video Conference perpanjangan PSBB ke V di Banten.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya kembali diperpanjang oleh Gubernur Banten Wahidin Halim selama 14 hari kedepan hingga 12 Juli 2020.

Keputusan perpanjang PSBB ini telah disepakati bersama antara Gubernur Banten dan tiga pimpinan daerah di wilayah Tangerang Raya serta unsur Forkopimda dan  tokoh ulama se-Provinsi Banten dalam rapat melalui Video Conference pada sabtu, (28/06/2020).

Bacaan Lainnya

“Sepakat PSBB diperpanjang untuk tangerang raya, dengan kelonggaran-kelonggaran yang tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim.

BACA JUGA: Perpanjang PSBB di Tangerang Raya, Pemprov Banten Belum Yakin Hadapi New Normal

Menurutnya, perpanjangan PSBB dilakukan karena masih ada masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan di tempat-tempat umum. Selain itu, Pemda juga akan menata kembali fasilitas layanan-layanan kesehatan untuk mendukung pencegahan Covid-19.

“Seperti halnya di pasar tradisional masih adanya ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan, ada yg menggunakan masker tapi belum melakukan social distancing,” ujar WH 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menambahkan, unsur pemerintah daerah bersepakat untuk melanjutkan PSBB untuk memfokuskan penerapan protokol kesehatan yakni penggunaan masker, menjaga jarak, dan perilaku hidup bersih.

“Hasil keputusan rakor PSBB lanjut sampai dua minggu kedepan. Semua berlaku sama dengan aturan PSBB sebelumnya” kata Zaki.

BACA JUGA: Covid-19 Belum Berakhir, Dindikbud Banten Siapkan Dua Skema Pembelajaran

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten DR Ati Pramudji menjelaskan data terkini dari sebaran Covid-19 di Provinsi Banten hingga 27 Juni 2020, dari kasus positif Covid-19 sebanyak 1.275 orang, angka kesembuhannya mencapai 866 orang atau sekira 67,93%. 

“Untuk saat ini angka positivity rate (RT) Covid-19 di Kabupaten Tangerang sendiri yang sebelumnya 14 hari yg lalu mencapai 9 %, untuk saat ini data menunjukan penurunan yaitu diangka RT 6%,” tutup Kadinkes (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar