PSBB di Tangerang Raya Diperpanjang Karena Belum Masuk Zona Hijau

  • Whatsapp
Swab test
Swab test di Kota Tangerang (dok).

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pemprov Banten resmi memperpanjan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya hingga 2 minggu kedepan atau sampai  8 Agustus 2020 nanti.

Keputusan tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat Kota Tangerang, karena di daerah lain di luar Banten, telah banyak yang memberhentikan masa PSBB. 

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang yang dihimpun Redaksi24.com pada Senin (27/7/20), Kota Tangerang masih berstatus Zona Kuning Covid-19. Jumlah orang tanpa gejala (OTG) ada sebanyak 1.736, orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 3.030 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 1.351. 

Jumlah orang yang terkonfirmasi aktif corona ada sebanyak 55 orang, sedangkan yang terkonfirmasi sembuh sebanyak 462 orang. Untuk yang terkonfirmasi meninggal karena Covid-19  sebanyak 33 orang. Dari jumlah tersebut, totalnya mencapai 550 orang yang terkonfirmasi positif corona sejak awal pandemi. 

BACA JUGA: Jakarta Jadi Zona Merah Lagi, PSBB di Tangerang Raya Kembali Diperpanjang

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman menyatakan, kebijakan dilanjutkannya PSBB bertujuan menekan penularan Covid-19 di wilayah Tangerang Raya. Hal ini dikarenakan di Kota Tangerang sendiri masih berstatus Zona Kuning untuk penyebaran Covid-19.

“Jadi masih zona  kuning dan belum bergeser ke hijau. Makanan untuk menjaga stabilitas supaya penyebaran Covid-19 tidak ada yang baru makannya diperketat oleh provinsi,” ujarnya kepada Redaksi24.com.

Herman menuturkan, pada PSBB jilid 8 ini pihaknya memberikan berbagai kelonggaran. Mulai dari pusat perbelanjaan, restoran, hotel hingga rumah ibadah diperbolehkan kembali buka. Namun, tetap memperhatikan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

“Tidak jauh beda dengan PSBB sebelumnya, sama. Cuma ini kan banyak kelonggaran, kayak rumah makan di buka, pesta juga sudah boleh, cuma protokol kesehatannya tetap diatur,” terangnya. 

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang,Turidi Susanto menilai, perpanjangan PSBB merupakan langkah tepat. Pasalnya, penyebaran Covid-19 masih terjadi di Tangerang Raya. 

BACA JUGA: PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Porsi Kelonggaran Ditambah

“Memang perlu tetap mempertahankan PSBB tapi dengan memperluas sektor-sektor lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah sektor-sektor yang mengundang keramaian,” tuturnya.

Dia meminta agar masyarakat bersabar karena ini merupakan proses menuju tatanan kehidupan normal. Terlebih, pemerintah saat ini turut melakukan berbagai pelonggaran aturan. “Masyarakat masih boleh keluar tapi kan harus dengan batasan tertentu. Mengikuti protokol yang ada,” tutup Turidi. (Haris/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.