PSBB di Kabupaten Tangerang Dinilai Tidak Efektif, Cuma Buang-Buang Anggaran

  • Whatsapp
Salah satu cek poin di Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tangerang dinilai tidak efektif. Hal tersebut diungkapkan oleh anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriyadi,  Rabu (1/7/2020). 

Menurutnya, PSBB hanya buang-buang anggaran bahkan sudah membunuh ekonomi masyarakat. Pasalnya, dampak dari aturan PSBB banyak tempat usaha yang tutup serta ribuan karyawan terkena PHK. 

Bacaan Lainnya

“PSBB tidak efektif, buang-buang anggaran, dan saya tegaskan PSBB telah membunuh ekonomi masyarakat,” kata Ahmad Supriyadi kepada Redaksi24.com.

BACA JUGA: Wow, PSBB 1,2 dan 3 di Kabupaten Tangerang Telan Anggaran Rp 10 Miliar

Masih menurut Supriyadi, ketidakefektifan PSBB bisa dilihat dari tingkat kerumunan yang masih tinggi sejak awal PSBB diterapkan. Selain itu,  PSBB juga dirasa tidak bisa menahan laju penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang. 

“Tidak ada capaian yang signifikan yah dari PSBB ini. Lebih baik tidak usah ada PSBB bisa diganti dengan new normal atau apapun itu namanya yang penting tidak membunuh ekonomi masyarakat dan tidak menghentikan usaha baik secara makro maupun mikro,” tegasnya 

Saat dimintai tanggapan perihal anggaran PSBB di Kabupaten Tangerang yang menelan dana sebesar 10 miliar rupiah,  dirinya enggan berkomentar banyak. Karena sesuai Perpu Nomor 1 Tahun 2020 pemerintah daerah berhak menentukan alokasi dan recofusing anggaran tanpa harus melibatkan DPRD. 

BACA JUGA: Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Tangerang Kurang Optimal, Kasus Covid-19 Terus Bertambah

Kendati begitu, DPRD sempat memperdebatkan anggaran 10 miliar rupiah tersebut yang menurut informasi digunakan untuk belanja non medis termasuk biaya operasional dan insentif petugas yang berjalan di lokasi cek poin. 

“Sempat diperdebatkan juga oleh kami (DPRD) anggarannya cukup besar, tapi memang itu ketentuan eksekutif, DPRD tidak terlibat,” tukasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.