Proyek Rehab SDN Cilaban Bulan 1 Menes Pandeglang Dinilai Asal Jadi

oleh -
SDN Cilaban Bulan I
Komite SDN Cilaban Bulan I, Menes, Pandeglang, Ibnu Ruslan menunjukan hasil pembangunan yang dinilai tidak maksimal.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Komite Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cilaban Bulan 1, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengeluhkan hasil rehabilitasi Gedung SDN dan Perpustakaan sekolah tersebut. Pasalnya, hasil pembangunan dianggap tidak maksimal.

Informasi yang dihimpun, kegiatan rehabilitasi Gedung SDN Cilaban Bulan 1 beserta perpustakaan, merupakan program pembangunan yang didanai pemerintah pusat.  Pembangunan itu dilakukan berbarengan dengan sebanyak 20 sekolah lainnya di Pandeglang, mulai SD dan SMP.

Besaran anggarannya secara keseluruhan mencapai sebesar Rp16 miliar lebih dari APBN TA 2019. Pelaksana proyek kegiatan rehabilitasi sekolah di Pandeglang itu yakni PT BV.

Ketua Komite SDN Cilaban Bulan 1, Ibnu Ruslan mengaku, kecewa atas hasil bangunan yang dilakukan kontraktor. Sebab, kata dia, hasil pekerjaannya tidak maksimal, karena masih banyak kekurangan.

“Seperti sebagian teras perpusatakaan yang harusnya dikeramik, tapi ternyata tidak. Selain bagian bangunan yang lain juga masih pada berantakan,” ungkap Ibnu Ruslan, Sabtu (22/2/2020).

BACA JUGA:

. Petugas Polres Pandeglang Sweeping Terminal Kadubanen

. DPMPTSP Pandeglang Pastikan Perluasan Tambak di Kecamatan Sumur Tanpa Izin

. KPU Pandeglang Kembalikan Berkas Dukungan Krisyanto-Hendra Pranova

Tidak hanya itu, kata dia, rangka baja bangunan sekolah juga tidak diganti secara keseluruhan, tapi sebagian menggunakan rangka baja bekas bangunan lama. “Liat saja rangka baja lama tidak diganti semua. Padahal sebelumnya, pihak kontraktor mengakatakan kepada kami untuk rangka baja semuanya dibarukan, tapi kenyataannya tidak,” katanya.

Atas kondisi bangunan tersebut, Ibnu Ruslan mengaku sangat kecewa terhadap pelaksana proyek itu. Karena dalam pengerjaan pembangunannya asal jadi saja, sehingga hasilnya tidak maksimal.

“Ini hasil pekerjaan yang asal – asalan. Maka dari itu, kami memintah kepada pihak terkait, agar melakukan teguran terhadap pelaksananya supaya diperbaiki lagi secara maksimal,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.