Proyek Penahan Abrasi Dianggap Turunkan Kunjungan Wisata Pantai Caringin

oleh -

REDAKSI24.COM—Proyek pembangunan penahan ambrasi di pantai Caringin, Desa Caringin, Kecamatan Labuan mengakibatkan menurunnya angka kunjungan wisata di pantai tersebut. Sebab sejak adanya kegiatan proyek, wisata pantai Caringin sepi pengunjung.

Pantauan di lokasi, proses pembangunan penahan abrasi yang tengah berjalan, adalah program dari Kementrian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumberdaya Air Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian Banten, dengan nama kegiatan pengamanan sungai dan pantai. Hal itu terlihat dari papan informasi yang ada di lokasi.

Anggaran yang digunakan dalam kegiatan tersebut sebesar Rp 74.822.642.000 dari APBN TA 2017. Pelaksana dalam kegiatan tersebut, yaitu PT. Nusa Kontruksi Engineering Tbk.

Salah seorang pengelola wisata pantai Caringin, Kecamatan Labuan, yang enggan disebutkan namanya mengaku, sejak adanya aktivitas pembangunan penahan abrasi, pengunjung wisata menurun hingga 50 persen.

“Sebelum ada proyek penahan abrasi, biasanya tiap hari Sabtu dan Minggu pengunjung wisata ramai. Namun sekarang – sekarang ini berkurang,” ungkapnya, Jumat (19/7/19)

Sementara, salah seorang pelaksana proyek penahan abrasi dari PT Nusa Kontruksi Enjiniring Tbk, Daniel mengaku, kalau masalah adanya penurunan angka kunjungan wisata mereka tidak tahu. Menurutnya, baru kali ini mengetahui kalau pantai Caringin itu objek wisata.

“Kalau soal adanya penurunan kunjungan wisata saya tidak tahu. Karena kami di sini hanya menjalankan kegiatan,” imbuhnya

Tujuan dibangunnya penahan abrasi ini untuk menjaga kawasan pantai dari abrasi, lanjut Daniel. Apalagi beberapa bulan lalu sempat terjadi bencana tsunami, maka agar ombak laut tidak naik ke permukaan pantai, dibangunlah tanggul penahan abrasi ini.

“Kalau soal progress pekerjaan saya kurang hafal persisnya. Namun penyelesaian pekerjaan ditarget selama dua bulan kedepan,” ujarnya. (Samsul/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *