Proyek Jalan Layang di Kabupaten Tangerang Terhambat Pembebasan Lahan

oleh -
proyek flyover jalan layang terhambat pembebasan lahan kabupaten tangerang banten DBMSDA PUPR
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Selamet Budhi Mulyanto kepada wartawan Jumat (18/6/2021) mengaku optimis pembebasan lahan untuk proyek flyover bisa selesai pada bulan Juli 2021 nanti.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Rencana pembangunan jalan layang atau flyover di sejumlah lokasi Kabupaten Tangerang, Banten, masih terhambat persoalan pembebasan lahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sampai kini masih terus berupaya membebaskan lahan untuk merealisasikan proyek tersebut.

Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Selamet Budhi Mulyanto kepada wartawan Jumat (18/6/2021) mengaku optimis pembebasan lahan untuk proyek flyover bisa selesai pada bulan Juli 2021 nanti.

Ia menuturkan, pembangunan jembatan layang yang masing-masing akan dibangun sepanjang 600 meter dengan lebar 12 meter dengan setiap titiknya memerlukan anggaran Rp175 miliar tersebut, terhambat dalam pembebasan lahan dari sisi kanan dan kirinya.

“Untuk pembebasan lahan bagi pembangunan flyover membutuhkan anggaran Rp120 miliar, belum biaya kontruksinya Rp90 miliar. Masih butuh proses panjang,” ujarnya.

BACA JUGA: Jam Operasional Tempat Usaha di Kabupaten Tangerang Kembali Dibatasi

Namun, kata dia, meski ada kendala pada pembebasan lahan tersebut, pihaknya akan segera menyelesaikannya dalam waktu dekat ini. Sehingga rancangan pembangunan jembatan layang di Kabupaten Tangerang bisa masuk dalam usulan perencanaan anggaran Kementerian PUPR RI.

“Dari Kementerian PUPR RI sudah meminta agar segera diselesaikan, supaya masuk dalam perencanaan anggaran pada tahun ini,” tuturnya.

Ia mengharapkan penuntasan permasalahan pembebasan lahan ini bisa berjalan lancar dan cepat. Meski demikian, pihaknya juga tidak akan memaksakan dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas.

“Karena itu sudah direncanakan sebelumnya juga terkait beberapa pelebaran dan pembebasan lahan ini, tapi kondisi pandemi seperti ini keuangan daerah jadi terbatas,” kata Selamet.

Sebelumnya, untuk mengatasi kemacetan, Pemkab Tangerang berencana membangun empat jalan layang dan satu underpass di Bitung, Cikupa, Cisauk, Balaraja dan Bugel Tigaraksa.

Pembebasan lahan untuk pemangunan proyek itu ditargetkan selesai pada tahun 2021, dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Tangerang.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.