Protes Dana Bankeu Covid-19, Iti dan Syafrudin Surati Gubernur Banten

  • Whatsapp
anggaran covid-19
Wali Kota Serang, Banten, Syafrudin.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Walikota Serang Syafrudin mengirimkan surat kepada Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) terkait Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 15 tahun 2020 tentang penggunaan Bantuan Keuangan (Bankeu) Kab/Kota untuk penanganan Covid-19 dan Keputusan Gubernur (Kepgub) nomor 978/Kep.135-huk/2020 tentang Pemberian Bantuan Keuangan yang Bersifat Khusus Kepada Kab/Kota.

Melalui surat nomor 978.3/302-Bapp/2020 April 2020, perihal Permohonan alokasi Bankeu Provinsi Banten tahun anggaran 2020, Walikota Serang Syafrudin mengaku keberatan dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, Bankeu yang diberikan sudah direncanakan pada awal.

Bacaan Lainnya

Dari isi surat itu, Bankeu Pemkot Serang diperuntukan pembiayaan delapan kegiatan. Namun yang berkaitan dengan kesehatan hanya satu kegiatan, yakni pengadaan alat kesehatan dan kedokteran sebesar Rp6,4 miliar.

Sedangkan tujuh kegiatan lainnya untuk penyediaan, pemeliharaan sarana dan prasarana persampahan Cilowong, penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk SD dan SMP, pembangunan jalan dan fasilitas umum, pembangunan jalan dan drainase, peningkatan jalan lingkungan, penataan alun-alun dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), pengelolaan PJU dan penataan area luar stadion Maulana Yusuf.

“Pemkot Serang sudah mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 dari BTT sebesar Rp57 miliar,” tulis Syafrudin.

Sementara itu, Bupati Lebak melalui surat nomor 900/1153-Bapp tertanggal 14 April 2020 perihal refocusing anggaran Bankeu tahun anggaran 2020, seluruhnya digunakan untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp65 miliar.

Dalam suratnya itu, Iti melampirkan Rencana Kebutuhan Belanja (RKB) penggunaan Bankeu untuk Covid-19 yang akan disebar di tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Dinas Kesehatan, Koperasi dan UMKM dan Dinas Sosial.

“Dinas Kesehatan mendapat alokasi enam miliar untuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), dinas Koperasi dan UMKM mendapat Rp11,2 miliar untuk bantuan biaya hidup dan modal UMKM. Sedangkan Dinas Sosial mendapat bantuan sebesar Rp 47,7 miliar untuk bantuan biaya hidup masyarakat terdampak Covid-19 di luar Data Terpadu Kesejahteraan Rakyat (DTKR),” tulisnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Kepgub Banten nomor 978/Kep,129-Huk/2020 tentang Pemberian Bankeu yang Bersifat Khusus kepada Kab/Kota pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp440 miliar. Dari jumlah tersebut Pemkot Serang mendapat Rp45 miliar.

BACA JUGA:

. ICMI Banten Bagikan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 di Kota Serang

. Dana Tunjangan Gubernur Banten Dipotong Buat Penanganan Covid-19

. Pemprov Banten Siapkan Bantuan Bagi Pekerja Korban PHK

Bankeu untuk Kabupaten Lebak sebesar Rp65 miliar berdasarkan Pergub tersebut diperuntukan membiayai 12 kegiatan. Dari 12 kegiatan itu, hanya tiga kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan yakni rehabilitasi berat Puskesmas sebesar Rp2,5 miliar, pelayanan, pencegahan dan penanggulangan Covid-19 sebesar Rp5 miliar dan pengadaan alat kesehatan rawat jalan sebesar Rp2,5 miliar.

Sedangkan sembilan kegiatan lainnya untuk rehabilitasi gedung PAUD hingga SMP, pembangunan RKB SD dan SMP, pembangunan Perpustakaan dan jamban SMP, pembangunan jalan dan peningkatan jalan Kabupaten. (Luthfi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.