Program Santri Milenial Diklaim Mampu Sejahterakan Santri di Pandeglang

oleh -
santri tani milenial
Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyerahkan bantuan bibit ayam bagi santri Ponpes Darul Kulub Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Kementerian Pertanian RI, melalui Dinas Peternakan Kabupaten Pandeglang, meluncurkan program Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) ke sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Pandeglang, Banten. Program tersebut diklaim akan mampu menyejahterakan para santri. Sebab melalui progtam KSTM santri bisa budidaya ternak ayam.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengakui Kementrian Pertanian telah memberikan program KSTM. Program ini, kata Irna, untuk pemberdayaan para santri di bidang ternak ayam, supaya para santri mampu mengembangkan budidaya ternak ayam, yang nantinya bisa menghasilkan nilai ekonomi.

“Semoga bantuan ini memberikan kesejahteraan bagi para santri. Saya harap para santri mampu mengembangkan program ini dengan baik,” ungkap Bupati Irna, saat menyerahkan bantuan bibit ayam ternak dari Kementan RI di Ponpes Darul Kulub Desa Karangsetra, Kecamatan Koroncong, Pandeglang, Sabtu (16/11/2019).

Diharapkannya, program ini agar terus berlanjut, sehingga dapat mendorong para santri menjadi pelaku usaha. “Jadi santri tidak hanya mengaji, tapi dengan adanya program KSTM, para santri memiliki keahlian dalam bidang budidaya,” katanya.

BACA JUGA:

. MUI Pandeglang Ajak Santri Berjuang Masuk Pemerintahan

. Pemkab Pandeglang Ajak Santri Tolak Radikalisme

. Untuk Kali Pertama, Pemkab Pandeglang Gelar Festival Panjang Mulud

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Pandeglang, Budi S Januaridi mengatakan, ada sebanyak 70 Ponpes yang mendapatkan bantuan tersebut yang tersebar di 25 kecamatan di Pandeglang.

“Masing-masing KSTM dapat bantuan sebanyak 500 ekor ayam kampung berumur 4 minggu, 500 Kg pakaan, 1 paket vitamin dan obat-obatan, dan bantuan uang untuk pembuatan kandang sebesar Rp3 juta,” ujarnya.

Sementara pengasuh Ponpes Darul Kulub, Ustadz Ali menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan progran KSTM kepada para santrinya. Ia juga mengaku, akan mengelola bantuan ini dengan baik, supaya bisa berkesinambungan dan berkembang.

“Kami sangat bersyukur mendapatkan program ini. Kami yakin program ini akan mendorong para santri lebih mandiri dan sejahtera,” tuturnya.

Agar tidak menganggu kegiatan mengaji, menurut Ali, pihaknya akan memberlakukan sisten piket bagi para santrinya dalam mengurus ternak ayam tersebut. “Bagi santri yang tidak ada jadwal mengaji berarti bisa merawat ternak, sehingga ternak berjalan tanmpa menghambat pada kegiatan mengaji,” jelasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.