Program FJPP Masih Tersisa 2.282 Kuota Untuk 24 Provinsi

  • Whatsapp
Seleksi program FJPP kerja sama Dewan Pers dengan Satgas Covid-19 meloloskan 3.517 wartawan dari kuota 5.800

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Seleksi peserta Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (FJPP) yang diselenggarakan Dewan Pers dan Satgas Covid-19 sudah meloloskan 3.517 wartawan dari kuota 5.800 di seluruh Indonesia.

Namun, menurut anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, masih tersisa 2.283 kuota beasiswa lagi yang terbuka bagi para pewarta di 24 provinsi.

Bacaan Lainnya

Kata dia, sejak registrasi dibuka pada 3 Oktober 2020 lalu, wartawan yang mendaftar mencapai 4.963 orang dari kuota 5.800 yang disediakan penyelenggara.

“Sampai pendaftaran gelombang pertama ditutup 11 Oktober, peminat masih bertambah. Kami memutuskan untuk membuka pendaftaran gelombang kedua, mulai Rabu (14/10/2020) dan ditutup Minggu 18 Oktober 2020,” ujar Agus di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Tim Kerja FJPP terdiri atas perwakilan asosiasi perusahaan media dan asosiasi jurnalis konstituen Dewan Pers. Mereka telah melakukan verifikasi dan seleksi untuk  menentukan 3.517 wartawan peserta yang lolos itu.

“Seleksi meliputi administrasi sesuai persyaratan kuota provinsi, media, jenis platform,” ujar Agus yang juga Ketua Tim Kerja FJPP tersebut.

Program ini memiliki tiga kegiatan utama. Pertama, menggalakan pemberitaan pers berperspektif perubahan perilaku guna pencegahan penularan Covid-19.

Kedua, memperkaya konten berita media yang menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan. Protokol kesehatan itu meliputi #ingatpesanibu untuk #pakaimasker #jagajarak dan #cucitangan.

Ketiga, melibatkan wartawan sebagai agen perubahan perilaku melalui peningkatan peran pers sebagai institusi dengan fungsi edukasi publik dalam menghadapi bencana nasional.

FJPP terbuka bagi jurnalis di seluruh Indonesia yang berminat untuk berkontribusi dalam mengakhiri pandemi Covid-19. Program ini terutama untuk jurnalis yang sedang mengalami kesulitan karena medianya mengalami dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19, Hery Trianto menyebut program ini masih terbuka bagi jurnalis di 24 provinsi, termasuk DKI Jakarta. Saat ini jumlah terseleksi masih di bawah kuota yang ditentukan, sedang 10 provinsi, termasuk banten, ditutup sementara karena jatahnya sudah terpenuhi.

“Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui portal https://ubahlaku.id/registrasi.¬† Mekanismenya simpel, bila persyaratan lengkap, hanya perlu waktu sekitar 5 menit untuk register,”imbuhnya. (Agung/Jaya)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.