Program BISA Diklaim Mampu Dongkrak Pariwisata Pandeglang

  • Whatsapp
wisata pandeglang
Koordinator Wisata Buatan Kemenparekraf RI, Ni Komang Ayu Astuti, memberikan arahan pada acara BISA di Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Program gerakan Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA), yang dicanangkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, diklaim mampu mendongkrak kunjungan wisata di Pandeglang. Karena dengan program BISA destinasi wisata akan lebih menarik perhatian wisatawan.

Koordinator Wisata Buatan Kemenparekraf RI, Ni Komang Ayu Astuti mengatakan, program BISA tersebut salah satu program dalam upaya meningkatkan pelaku usaha parekraf dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan masyarakat di desa wisata dalam menghadapi new normal pada masa pandemi covid-19.

Bacaan Lainnya

“Gerakan BISA ini merupakan kegiatan padat karya dalam meningkatkan kebersihan, kesehatan dan keamanan pariwisata. Kami yakin program ini mampu meningkatkan angka kunjungan wisata di Pandeglang,” ungka Ayu usai mencanangkan gerakan BISA di Pantai Batako, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Jumat (9/10/2020).

Dikatakannya, kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diinisiasi untuk membuat tempat wisata lebih menarik bagi wisatawan. Sehingga ketika destinasi sudah indah, bersih dan sehat tentu minat wisatawan untuk berwisata di destinasi wisata itu akan tinggi.

BACA JUGA: Pelanggar Protokol Kesehatran Covid-19 di Pandeglang Masih Tinggi

“Hari pertama lebih banyak di isi dengan sosialisasi protokol kesehatan, bagaimana pelaksanaan protokol kesehatan di kawasan wisata. Dimana pelaku wisata bisa tetap beraktivitas meskipun ditengah pandemi covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, kali ini gerakan BISA dilakukan di objek wisata Batako Desa Teluk, karena karena sebelumnya pihaknya melakukan kegiatan itu di kawasan Carita. Di Teluk, kata dia, selain tempat wisata kuliner di sore hingga malam hari, juga terdapat benteng Jepang kuno yang letaknya berdekatan.

“Gerakan BISA sendiri puncaknya dilakukan dengan aksi bersih-bersih lingkungan wisata, terutama sampah-sampah yang berada di sepanjang Pantai Desa Teluk. Supaya aktivitas wisata yang dilakukan masyarakat juga aman meskipun di masa pandemi covid-19,” katanya.

Ditempat sama, Kepala Bidang Destinasi dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Rosy Sukmawati menuturkan, Gerakan BISA merupakan langkah konkret Kemenparekraf untuk mendorong perekonomian masyarakat.

Untuk itu, dalam masa adaptasi kebiasaan baru ini, masyarakat harus mau mengubah kebiasaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi sayangi lingkungan kita sesuai dengan gerakan BISA, kali ini kita sama-sama bersih-bersih, supaya lingkungan atau kawasan wisata tetap sehat,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.