Pria Asal Lampung Tewas Terapung di Danau Bekas Galian Pasir Cikupa

oleh -
Pria Asal Lampung Tewas Terapung di Danau Bekas Galian Pasir Cikupa polresta tangerang
Diduga kuat, pria yang diketahui bernama Juheri (38) warga Kampung Waiker, Desa Tanjung Jati, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan itu, tewas akibat bunuh diri dengan sengaja terjun ke danau.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah warga Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria mengambang di danau bekas galian pasir, Selasa (11/1/2022) sekitar pukul 07.30 WIB.

Diduga kuat, pria yang diketahui bernama Juheri (38) warga Kampung Waiker, Desa Tanjung Jati, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan itu, tewas akibat bunuh diri dengan sengaja terjun ke danau.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, berdasarkan identitas yang ditemukan, petugas Polsek Cikupa, Polresta Tangerang langsung menghubungi keluarga korban. Atas permintaan keluarga, jenazah tidak diotopsi. Jenazahnya kemudian dibawa keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.

“Dari keterangan keluarga diperkirakan korban sengaja menyeburkan diri karena depresi masalah keluarga. Sebelumnya korban sempat meminta maaf kepada orang tua dan sodara sodaranya dan berkeluh kesah mengahadapi masalah keluarga pribadi,” kata Kapolsek Cikupa, Kompol Indra Feradinata.

BACA JUGA: Satreskrim Polresta Tangerang Ringkus 28 Anggota Geng Motor, Amankan 1 Buah Bom Molotov Yang Gagal Diledakan

Kompol Indra menjelaskan, penemuan mayat tersebut berawal dari laporan masyarakat. Saat itu, kata dia, salah satu saksi hendak buang air besar di tempat kejadian perkara (TKP). Saksi terkejut melihat ada mayat mengapung di danau bekas galian C tersebut.

“Kemudian, saksi meminta bantuan kepada warga sekitar dan melapor ke petugas Polsek Cikupa,” ujarnya.

Setelah itu, kata Indra, pihaknya bersama Tim Sar dari BPBD Kabupaten Tangerang melakukan evakuasi dan identifikasi terhadap jenazah pria tersebut.

“Hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan maupun luka akibat kekerasan lainnya,” tandasnya.(Deri/Difa)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.