Presiden Jokowi Teken UU Ciptaker 1.187 Halaman

  • Whatsapp
Presiden Jokowi menandatangani RUU Cipta Kerja menjadi UU Nomor 11 Tahun 2020 dengan 1.187 halaman
Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (31/10/2020)

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Presiden Jokowi telah menandatangani Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) sehingga resmi menjadi Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan total  1.187 halaman.

Seperti dilansir di laman setneg.go.id, Presiden Jokowi menandatangani UU Nomor 11 tahun 2020 tersebut pada Senin, 2 November 2020 dengan nomor Lembaran Negara (LN) 245 dan nomor Tambahan Lembar Negara (TLN) 6673.

Bacaan Lainnya

Total halaman undang-undang tersebut berjumlah 1.187 halaman seperti yang terakhir disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

BACA JUGA:Tolak Setujui RUU Ciptaker, Fraksi Demokrat Minta Dibahas Kembali

Terdapat total XII bab dalam UU tersebut  antara lain berisi aturan peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha; ketenagakerjaan; kemudahan, perlindungan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM; kemudahan berusaha; kebijakan fiskal nasional; dukungan riset dan inovasi.

Dalam pertimbangan UU Nomor 11 Tahun 2020 tersebut dinyatakan bahwa UU Ciptaker “Diharapkan mampu menyerap tenaga kerja Indonesia yang seluas-luasnya di tengah persaingan yang semakin kompetitif dan tuntutan globalisasi ekonomi.”

BACA JUGA:Hancur Akibat Demo Tolak UU Cipta Kerja, Layanan TransJakarta Diperkirakan Pulih Sebelum Akhir 2020

Selanjutnya, “Untuk mendukung cipta kerja diperlukan penyesuaian berbagai aspek pengaturan yang berkaitan dengan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah, peningkatan ekosistem investasi, dan percepatan proyek strategis nasional, termasuk peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

UU Cipta Kerja ini memuat 11 klaster, 15 bab, 186 pasal, dan merevisi 77 undang-undang.(Jay De Menes/ANTARA)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.