PRC Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi Warga Pandeglang

  • Whatsapp
Bupati Pandeglang, Irna Narulita menggunting pita pada pembukaan Pesta Rakyat Cibaliung.

REDAKSI24.COM – Gelaran Pesta Rakyat Cibaliung (PRC), Kabupaten Pandegang, Banten resmi dibuka Bupati Pandeglang, Irna Narulita dengan cara kick off  (tendangan bola) di tengah Lapangan Sukajadi, Kecamatan Cibaliung, Kamis (15/8/2019).

Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita mengatakan, kegiatan PRC digelar untuk memeriahkan HUT RI ke 74, diharapkan dapat mendongkrak perekonomian warga setempat. Karena banyak warga dari maupun luar Pandeglang yang datang ke kegiatan tahunan itu.

Bacaan Lainnya

“Cibaliung merupakan urat nadi perekonomian Kabupaten Pandeglang setiap event 17 Agustus. Karena banyak warga yang datang dan menghabiskan uang di sini (acara PRC, red),” ungkap Irna.

Menurut Irna, tidak hanya dapat mendongkrak ekonomi warga, PRC juga akan mengangkat produk olahan makanan lokal. “Kami angkat kearifan lokal, budaya dan destinasi wisata, kalau tidak punya pantai disini (Cibaliung, red) budayanya yang diangkat,” katanya.

BACA JUGA:

. Baru Dibangun Sudah Retak, Bupati Pandeglang Sidak Proyek Jalan

. Bupati Pandeglang Ingatkan Camat, Data Korban Gempa Harus Akurat

. Asyik, Kios Pasar Cibaliung Pandeglang Digratiskan

Namun saat keliling stand pameran dalam acara PRC, mantan anggota DRP RI tersebut menyesalkan PRC yang belum terkelola dengan baik. Masih banyak stand pedagang yang terlihat kumuh. Karenanya, ia meminta panitia maupun kecamatan dapat mengelolanya dengan baik.

“Memang harus dikemas lebih baik lagi, agar tempatnya tidak kumuh, supaya warga luar Pandeglang bisa lebih banyak berdatangan kesini,” ujarnya.

Sementara Camat Cibaliung, Pandeglqng, Banten, Djaya Sumarna mengaku, PRC berlangsung selama satu bulan, mulai 17 Juli hingga 17 Agustus.  Penyelenggaraan PRC dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, bahkan masuk kalender tahun Kementerian Pariwisata  (Kemenpar).

“Meriahnya kegiatan ini tentunya mendatang pundi-pundi rupiah bagi pedagang yang sudah memadati areal lapangan. Bahkan perputaran uang diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Karena semua warga yang kumpul di Cibaliung membawa uang dan dihabiskan di sini,” tuturnya.(Samsul/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.