PPKM Diperpanjang, DPRD dan Pemkab Tangerang Malah Rapat di Luar Kota. Pengamat: Budek dan Nggak Peka Kondisi Masyarakat

oleh -
PPKM Diperpanjang, DPRD dan Pemkab Tangerang Malah Rapat di Luar Kota. Pengamat: Budek dan Nggak Peka Kondisi Masyarakat
Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 di salah satu hotel di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, (26/7/21) malam/Ist.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 di salah satu hotel di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, (26/7/21) malam. Padahal, pemerintah pusat memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  di Wilayah DKI Jakarta termasuk di Kabupaten Tangerang dengan kategori PPKM Level 4.

Pengamat Kebijakan Publik Adib Miftahul urun bicara terkait kegiatan yang dilakukan DPRD dan Pemkab Tangerang tersebut. Menurut Adib, ketika Ketua DPRD Kholid Ismail beserta anggota DPRD lainnya serta Wakil bupati Tangerang H. Mad Romli rapat ke luar kota yakni di Cengkareng, Jakarta Barat yang berstatus sebagai zona merah, menunjukan mereka  sudah budek dan nggak peka dengan keadaan masyarakat.

BACA JUGA: Pantau Pelaksanaan PPKM Darurat, Ombudsman Banten Temukan 2 Posko Pengawasan di Tangsel Kosong

“Saya nilai mereka nggak punya nilai kemanusiaan. Kenapa mesti rapat di Cengkareng. Apa sih sebenernya mau dicari, apa uang saku ke luar kota. Jika benar begitu mereka buta tuli tidak punya kepekaan ketika rakyatnya lapar. Saya yakin bahwa yang mau dituju hanyalah operasional keluar kotanya saja. Makanya dipilih wilayah Cengkareng yang masuk wilayah Jakarta namun dekat dengan Tangerang  walau masuk dalam zona merah,” tegasnya.

BACA JUGA: Terkait Penundaan Pilkades, Ini Tanggapan Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang 

Menurut Adib seharusnya dalam kondisi saat ini para pejabat lebih memanfaatkan teknologi dan menahan syahwat dulu untuk mengejar pundi-pundi itu jangan keluar kota.

BACA JUGA: Jelang Pileg 2024, Golkar Kabupaten Tangerang Upgrade ‘Mesin’ Partai

“Tahan lah itu syahwat dulu untuk mengejar pundi-pundi itu jangan keluar kota dulu lah, kan bisa pakai zoom atau pakai teknologi lain./Kasihan juga masyarakat  lagi pada kelaparan, mereka malah berebut tunjangan keluar kota. Kenapa ngga dianggarkan untuk bantuan kepada masyarakat yang susah,tegas” pria yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif  Kajian Politik Nasional ini.

Adib pun menyarankan secepatnya para pejabat yang kemarin mengikuti atau menghadiri rapat tersebut harus melakukan isolasi mandiri (isoman). Seharusnya para   pejabat tersebut memberikan contoh terhadap publik untuk terus taat akan prokes dan PPKM darurat ini.

“Setibanya mereka di Kabupaten segera melakukan isoman, karena Cengkareng sendiri termasuk PPKM Level 4. Kalau pejabatnya aja seperti ini, jangan harap masyarakatnya mau taat akan prokes yang gencar dilakukan oleh pemerintah pusat,” pungkasn Adib.(Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.