PPKM Darurat, Puskesmas di Kota Tangerang Dijadikan IGD 24 Jam

oleh -
puskesmas kota tangerang igd 24 jam ppkm darurat pasien covid-19 rumah sakit
Wali Kota Tangerang, Banten, Arief R Wismansyah bersama Ustadz Yusuf Mansyur menggelar istigosah dan doa bersama agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM – Untuk mengurangi penumpukan pasien kasus COVID-19 di rumah sakit (RS), seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Tangerang telah dijadikan sebagai Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam.

“Ini jadi bagian dalam mengatasi lonjakan kasus (Covid-19),” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam keterangan resminya usai acara doa bersama secara daring, Jumat (2/7/2021).

Dirinya juga mengajak kepada masyarakat untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan selama aktivitas di dalam maupun luar rumah demi kesehatan bersama.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa untuk seluruh tenaga kesehatan serta pegawai Pemerintah Kota Tangerang yang ikut membantu dalam penanganan COVID-19 agar senantiasa diberikan kesehatan dan yang sakit diberikan kesembuhan,” katanya.

BACA JUGA: Percepat Pencapaian Vaksin di Indonesia, Dinkes Kota Tangerang Buka 108 Titik Vaksinasi COVID-19

Hingga saat ini terdapat 38 Puskesmas dan 32 RS di Kota Tangerang yang tersebar di 13 kecamatan di daerah berjuluk Kota Akhlakul Kharimah tersebut. Pemkot juga menyediakan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) sebagai tempat isolasi bagi pasien dengan gejala ringan.

Kemudian terkait PPKM Darurat di Jawa dan Bali yang di dalamnya ada Kota Tangerang, Arief juga berharap kepada seluruh masyarakatnya untuk bisa memahami kebijakan yang diambil pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Karena memang kita dalam kondisi yang tidak baik-baik saja, maka untuk itu kita senantiasa ikhtiar dan berdoa,” katanya.

Disisi lain, Pemerintah Kota Tangerang juga telah menggelar istigosah dan do’a Bersama Untuk Keselamatan Bangsa, terlebih untuk Kota Tangerang yang dilaksanakan secara virtual untuk umum bersama Ustadz Yusuf Mansur dan MUI Kota Tangerang.

“Maka untuk itu, kami menggelar istigasah dan doa bersama sebagai salah satu bentuk senjata pamungkas kita sebagai orang yang beriman untuk senantiasa meminta kepada Allah SWT agar pandemi ini cepat berakhir,” katanya.(Ant/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.