Positif Covid-19 Terus Naik, Wali Kota Serang Ngotot New Normal Jalan Terus

  • Whatsapp
new normal kota serang
Wali Kota Serang, Syafrudin (depan) bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 mmeberi keterangan pers terkait new normal di Kota Serang.

KOTA SERANG, REDAKSI20.COM – Kasus positif corona virus disease atau covid-19 di Kota Serang terus meningkat. Pada Maret sampai Mei kasus positif covid-19 di Ibu Kota Provinsi Banten itu, tercatat sebanyak 5 orang 9. Namun pasca Idul Fitri,  atau bulan Juni ini, jumlahnya naik menjadi 8 orang.

Jumlahnya pun kian bertambah. Sampai hari Selasa (9/6/2020) pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Serang jumlahnya sebanyak ada 16 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1 orang meninggal dunia, 7 dinyatakan sembuh dan 8 orang masih menjalani perawatan.

Bacaan Lainnya

Sedangkan untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) covid-19 di Kota Serang ada sebanyak 353 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 6 orang, sembuh 7 orang dan meninggal 1 orang.

Wali Kota Serang, Syafrudin mengatakan, keberhasilan penanganan covid-19 kuncinya ada di masyarakat. Karena itu, dia berharap masyarakat harus mengikuti aturan pemerintah. “Kalau tidak, siap-siap untuk sakit,” imbuh Syafrudin kepada wartawan usai Video Conference (Vidcon) dengan Gubernur Banten soal percepatan penanganan covid-19, Selasa (9/6/2020).

Syafrudin menegaskan, meski terjadi kenaikan kasus positif covid-19, namun pihaknya akan tetap menerapkan new normal atau tatanan kehidupan baru di Ibu Kota Provinsi Banten itu. Dia berdalih penerapan new normal demi penyelamatan ekonomi daerah.

Disinggung ada anggapan Pemkot Serang terlalu memaksakan jika tetap menerapkan new normal, Syafrudin mengaku harus mengikuti aturan pusat. “Saya kira bukan memaksakan, kami harus mengikuti aturan pusat, baik yang PSBB maupun yang tidak, new normal harus diterapkan,” katanya.

Menurut Syafrudin, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forkopimda dan stake holder lainnya sudah memberikan kemudahan, terutama di tempat peribadahan untuk dilaksanakan tatanan kehidupan baru.

“Peribadahan sudah bisa dilaksanakan, perdagangan baik pasar tradisional maupun mall sudah ada kemudahan, yang penting tetap gunakan protokol kesehatan dengan ketat,” ungkapnya.

Syafrudin juga mengaku telah diminta Gubernur Banten untuk intens berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemrov) Banten. “Karena provinsi itu perwakilan dari pemerintah pusat,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.