Positif Covid-19 Bertambah, Pemkot Serang Targetkan 22 Ribu Rapid Test

  • Whatsapp
rapid test kota serang
Ilustrasi - Untuk mendeteksi penyebaran covid-19, Pemkot Serang menargetkan 22 ribu rapid test.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Kasus covid-19 di Kota Serang nampaknya belum akan berakhir. Bahkan sebaliknya kian bertambah. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Senin (22/6/2020) mengkonfirmasi adanya penambahan 1 kasus positif covid-19 di Ibu Kota Provinsi Banten itu.

“Ada penambahan 1 kasus terkonfirmasi positif covid-19 yaitu berinisial RS (30), karyawan swasta. Yang bersangkutan masuk kategori OTG (Orang Tanpa Gejala), diketahui positif dari hasil tes swab,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang, HAri Pamungkas..

Bacaan Lainnya

RS, sambung Hari, dinyatakan positif covid-19 pada tanggal 17 Juni 2020. Rencananya RS akan dirujuk di Rumah Sakit Mayapada. RS merupakan warga Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

“Kami masih dalam proses tracking,” imbuh Hari.

Selain penambahan kasus positif, lanjut Hari, ada 2 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Pasien pertama berinisial ER (41) asal Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang jenis kelamin laki-laki. Sebelumnya ER dirawat di RSUD Banten.

“Pada tanggal 20 Juni 2020 yang bersangkutan sudah diizinkan pulang setelah hasil swab ke 2 menyatakan negativ covid-19,” katanya.

Hari melanjutkan, pasien kedua yang dinyatakan sembuh berinisial ASE (44) jenis kelamin laki-laki asal Kelurahan Serang, Kecamatan Serang. Sebelumnya ASE juga dirawat di RSUD Banten dan sudah dibolehkan pulang pada 20 Juni 2020 setelah hasil tes swab ke 2 negatif.

Sejauh ini kasus terkonfimasi positif covid-19 di Ibu Kota Provinsi Banten jumlahnya sebanyak 23 orang. Dari jumlah itu, 2 orang meninggal, 12 sembuh dan 9 orang masih menjalani perawatan.

Untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya ada 52 orang, dengan rincian meninggal 6 orang, sembuh 38 orang dan masih dalam pengawasan sebanyak 8 orang. Sedangkan kasus Orang Dalam Pantauan (ODP) jumlahnya sebanyak 361 orang. Dari jumlah itu 351 orang selesai dipanta dan dalam 10 masih dalam proses pemantauan.

Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengungkapkan, pihaknya menargetkan sebanyak 22 ribu rapid test untuk mendetweksi covid-19. Rapid test ditujukan kepada masyarakat umum, , ASN, anggota TNI dan Polri.

“Semua pejabat harus rapid test, karena itu salah satu cara untuk memutus rantai covid-19,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.