Polusi Udara Kota New Delhi Paling Buruk Di Dunia

oleh -
polusi udara,new delhi,india,paling buruk di dunia,iqair
Warga memakai masker pada saat malam berasap di New Delhi, India, Kamis (31/10/2019)/Antara.

NEW DELHI, REDAKSI24.COM–Polusi udara Kota New Delhi paling buruk di dunia selama tiga tahun berturut-turut. Hal tersebut disampaikan sebuah kelompok IQAir di Swiss dalam laporan kualitas udara dunia tahun 2020.

IQAir mengukur tingkat kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikel udara yang merusak paru-paru yang dikenal sebagai PM2.5.

Dalam laporan kualitas udara dunia 2020, IQAir mengumpulkan data dari 106 negara.

Sebanyak 35 dari 50 kota paling berpolusi di dunia terletak di India.

Penemuan ini didasarkan pada rata-rata tahunan partikel PM2.5 di negara itu, partikel di udara dengan diameter kurang dari 2,5 mikron.

Paparan PM2.5 dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit mematikan, termasuk kanker dan masalah jantung.

Pada 2020, konsentrasi tahunan rata-rata PM2,5 di New Delhi dalam satu meter kubik udara adalah 84,1 atau lebih dari dua kali lipat tingkat di Beijing, yang rata-rata mencapai 37,5 sepanjang tahun, menjadikannya kota paling tercemar ke-14 di dunia.

Polusi udara menyebabkan sekitar 54.000 kematian dini di New Delhi pada 2020, berdasarkan sebuah studi terbaru oleh Greenpeace Southeast Asia Analysis dan IQAir.

Meskipun ada penurunan 11 persen dalam rata-rata tahunan level PM2.5 karena pembatasan penguncian virus corona nasional yang diberlakukan tahun lalu, India muncul sebagai negara paling tercemar ketiga setelah Bangladesh dan Pakistan.

Polusi udara di India masih sangat tinggi,” kata laporan itu.

Pada 2020, Asia Selatan mengalami beberapa kualitas udara terburuk di dunia yang pernah tercatat.

Tahun lalu, 20 juta penduduk Delhi, yang menghirup udara terbersih dalam catatan di bulan-bulan musim panas karena penguncian virus corona, berjuang melawan udara beracun di musim dingin, menyusul peningkatan tajam dalam insiden kebakaran pertanian di negara bagian tetangga Punjab.

Saat pembakaran tunggul tanaman memuncak, tingkat PM2.5 Delhi rata-rata 144 mikrogram per meter kubik pada November dan 157 mikrogram per meter kubik pada Desember, melebihi pedoman paparan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia lebih dari 14 kali. (Yashinta Difa Pramudyani/Ant/ejp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.