Polusi Debu Pabrik Plafon, DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Hasil Lab

oleh -
Polusi Debu Pabrik Plafon, DPRD Kabupaten Tangerang Tunggu Hasil Lab PT Adi Jaya Makmur Sejahtera
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Jayusman mengakui, pihaknya akan melakukan kunjungan setelah mendapat laporan hasil uji laboratorium terkait dugaan polusi udara dari PT Adi Jaya Makmur Sejahtera.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang sampai saat ini belum mengunjungi pabrik plafon milik PT Adi Jaya Makmur Sejahtera di Kampung Kamal RT 04 RW 05 Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Jayusman mengakui, pihaknya akan melakukan kunjungan setelah mendapat laporan hasil uji laboratorium terkait dugaan polusi udara dari PT Adi Jaya Makmur Sejahtera.

“Iya nanti saya minta hasil laboratoriumnya dulu dari DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan), setelah itu akan kami kabari,” ungkap Jayusman saat dikonfirmasi Redaksi24.com, Rabu (12/1/2022).

Rencana kunjungan wakil rakyat itu juga disampaikan Jayusman saat hearing atau dengar pendapat bersama LSM BP2A2N, perwakilan PT Adi Jaya Makmur Sejahtera, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), DBMSDA, DLHK dan juga Satpol PP Kabupaten Tangerang terkait perizinan dan polusi udara akibat aktivitas pabrik plafon tersebut.

BACA JUGA: DTRB Ngaku Sudah Laporkan Pabrik Plafon Pakuhaji ke Menteri ATR/BPN

Ditanya masih beroperasinya PT Adi Jaya Makmur Sejahtera meski belum mengantongi perizinan, sementara dinas terkait juga belum melakukan penindakan, serta warga terdampak pencemaran belum juga mendapatkan kompensasi, Jayusman enggan berkomentar. Namun dia berencana akan memanggil kembali pihak-pihak terkait.

“Kami akan undang lagi setelah dapat laporan hasil laboratorium dari dinas,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pengaduan DPMPTSP Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna mengatakan, pihaknya tidak berwenang mengeluarkan surat rekomendasi teknis atau SP4B.

“Untuk penerbitan SP4B juga bukan kewenangan DPMPTSP itu, kewenangan DTRB (Dinas Tata Ruang dan Bangunan),” jelas Agus.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) DTRB Kabupaten Tangerang, Erni Nuraini saat dikonfirmasi Redaksi24.com belum memberikan keterangan.

Direktur Eksekutif LSM BP2A2N, Ahmad Suhud mempertanyakan kinerja Komisi IV DPRD yang terkesan tidak serius menyelesaikan dugaan polusi debu PT Adi Jaya Makmur Sejahtera.

“Saat hearing Komisi IV DPRD kabupaten Tangerang janji akan turun untuk melakukan pengecekan ke PT Adi Jaya Makmur Sejahtera. Sampai sekarang belum juga turun, ada apa?” tanya Suhud.

Padahal, kata dia, saat hearing semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menyampaikan, PT Adi Jaya Makmur Sejahtera melanggar aturan dan harus dikenai sanksi.(Burhan/Difa)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.