Polsek Taman Sari Ringkus Begal yang Sempat Viral di Kota Tua

  • Whatsapp
Begal viral di Kota Tua
Kapolsek Taman Sari, Jakarta Barat, AKBP Ruli Indra (tengah).

JAKARTA, REDAKSI24.COM– 4 dari 8 orang pelaku tindak pidana
pencurian dengan kekerasan di depan Wonderloft Hostel Kota Tua, Pinangsia, yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu dibekuk petugas Polsek Taman Sari, Jakarta Barat.

Keempat orang pelaku yang dibekuk di Kawasan Dermaga Pelabuhan Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (13/12/2019) itu adalah, MDS (19), MF (20), DS (18), dan AG (17).

Bacaan Lainnya

Sedangkan 4 orang lainnya, SI, AS, DI, dan BG, masih dalam pengejaran petugas. ” Keempat orang pelaku yang sudah teridentifikasi itu masih dalam pengejaran,” kata Kapolsek Taman Sari, Jakarta Barat, AKBP Ruli Indra, melalui pres rilisnya yang diterima Redaksi24.com, Sabtu (14/12/2019).

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Tamamsari AKP Rango Siregar menjelaskan, penangkapan itu berawal dari laporan korban yang sedang berada di depan Wonderloft Hostel Kota Tua, Pinangsia. Tiba-tiba datang 3 orang perlaku bersama 5 orang lainnya, turun dari sepeda motor dan langsung menyerang dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit.

“Ketika korban baru keluar dari hotel, langsung diserang hingga terjatuh. Kemudian HP korban juga dirampas dan dibawa kabur,” kata Kanit.

Mendapat laporan, kata kanit, petugas langsung melakukan penyelidikan, sehingga salah satu pelaku, MDS dibekuk di sekitaran Taman Fatahilah, Jakarta dan 3 oramg lainnya diciduk di kawasan Dermaga Pelabuhan Muara Karang Penjaringan Jakarta Utara.

BACA JUGA:

7 Orang Debt Colector Ditangkap Polres Jakarta Barat

Resahkan Pedagang 11 Preman Digelandang ke Polrestro Jakarta Barat

Polres Metro Jakarta Barat Bekuk Jaringan Narkoba Internasional

Dalam menjalankan aksinya, kata Kanit, pelaku punya peran berbeda-beda. FI berperan membawa sepeda motor dengan membonceng AG. Pelaku DS membawa Senjata tajam clurit serta mengambil HP milik korban, AG mengancam korban menggunakan clurit, sedangkan MDS mengancam korban menggunakan clurit

“Dari penangkapan tersebut, barang bukti yang diamankan antaranya 2 unit sepeda motor, 1 buah topi, 2 buah celana, 2 buah kaos, dan 3 unit ponsel,” katanya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 dan Pasal 170 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan serta pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (Markus/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.