Polsek Cilegon Tetapkan 4 Kampung Siaga Covid-19

  • Whatsapp
kampung siaga covid-19
Petugas Polsek Cilegon membentuk Kampung Siaga Covid-19 di empat kelurahan.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Polsek Cilegon telah menetapkan Kelurahan Ciwedus, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon dan Kelurahan Sukmajaya, Kelurahan Gedong Dalem Kecamatan Jombang, Kota Cilegon sebagai Kampung Siaga Covid-19.

Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman mengatakan, tujuan pembentukan Kampung Siaga Covid-19 untuk memberikan edukasi dan inisiasi kepada masyarakat agar lebih fokus melakukan aksi kebaikan sebagai sarana pencegahan Covid-19 di lingkungannnya.

Bacaan Lainnya

”Nantinya kampung siaga bisa dibentuk dan diperluas tidak hanya di kelurahan, namun juga pasar siaga Covid 19 yang tujuannya bagaimana pencegahan penularan virus corona menjadi optimal,” kata Jajang kepada wartawan, Senin (13/4/2020) malam.

Menurutnya, bahkan Ketua RT bersama dengan relawan dan kelurahan melakukan pendataan kepada para pendatang. Jika masuk ke lingkungan  dilakukan pemeriksaan dan tes kesehatan.

Sementara itu, Lurah Gedong Dalem, Alim Rahmadi mengatakan, sebelum ada penetapan kampung siaga warga sudah melakukan langkah-langkah kewaspadaan, antara lain, seperti ketika masuk ada fasilitas cuci tangan dan pembatasan akses masuk.

“Langkah lainnya, jika ada anggota masyarakat yang kebetulan kerja dari luar daerah agar melakukan isolasi mandiri di rumah,” katanya.

BACA JUGA:

. PT MCCI Bantu APD dan Vitamin Bagi Tim Medis Kota Cilegon

. IDI Terima Bantuan APD dari Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon

. Pemkot Cilegon Bentuk Tim Gugus Tugas Covid-19 Sampai Kelurahan

Ia juga mengaku, mendukung penetapan kampung siaga untuk lebih mengoptimalkan kewaspadaan warga terhadap penularan virus corona. “Demi membentengi kesehatan warga salah satu peran Kampung Siaga Covid-19 ialah mensterilkan fasilitas umum dan sosial di tingkat RW dan RT dengan berbagai cara,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mengaku setiap tamu harus lapor 1×24 jam dan diperiksa kesehatannya ketika datang bertamu ke RT tersebut. “Sementara ada imbauan untuk tidak menerima tamu, dan belajar, bekerja, dan beribadah di rumah. Tidak keluar rumah kecuali ada keperluan dengan tetap menjaga physical distancing,” tambahnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.