Polsek Cibadak Bekuk 4 Orang Pelaku Ganjal ATM

  • Whatsapp
Pelaku ATM Cibadak
Ilustrasi

LEBAK, REDAKSI24.COM – Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cibadak membekuk 4 pelaku ganjal ATM, yang kedapatan beraksi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Rumbut, Desa Kadu Agung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.

Kapolsek Cibadak Iptu Indik Rusmono mengatakan, pelaku diamankan saat menjalankan aksinya di SPBU tersebut pada Selasa (17/3/2020) sekira pukul 17.00 WIB. Keempat pelaku tersebut ialah SE (34), CG (38), TK (41), WW (20).

Bacaan Lainnya

” Satu pelaku kami amankan di TKP, dan 3 lainnya sempat kabur namun berhasil kami amankan,” kata Kapolsek Cibadak saat dikonfirmasi Redaksi24.com, melalui telepon seluler pada Rabu (18/3/2020).

Kapolsek menuturkan, sebelem keempat pelaku ditangkao, petugas telah melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Pasalnya, di lokasi tersebut sudah sering dibobol oleh kawanan penjahat. ” Pelaku memang sudah di intai sejak lama oleh pihak kepolisian, karena di TKP tersebut sering terjadi pencurian modus ganjal ATM,” kata Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, pelaku mengajal mesin ATM menggunakan tusuk gigi pada bagian lubang kartu ATM. Selanjutnya, pelaku yang telah menganjal ATM tersebut menunggu korban disekitaran SPBU.

Tidak lama kemudia, tambah Kapolsek, korban atas nama Sanah (40) warga Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung, masuk ke ATM untuk melakukan penarikan uang tunai. Namun, karena ATM telah di ganjal oleh pelaku, kartu ATM milik Sanah tidak dapat masuk. Sanah yang panik, segera keluar dari anjungab itu untuk meminta pertolongan. Saat itu juga pelaku datang.

BACA JUGA:

Pelaku Pembobol ATM Dibekuk Polsek Cibadak

Pria Bertato Rampas Uang Rp 150 Juta Milik Nasabah Bank Di Lebak Babak Belur Dikormas

Selanjutnya pelaku SE masuk ke mesin ATM berpura-pura membantu korban. Pada saat korban lengah, ia menukar kartu korban dengan kartu ATM yang sudah dipersiapkan.

Berselang beberapa saat kemudian, datang TK, pelaku lainnya. Ia meminta kepada korban agar memasukkan nomor pin beberapa kali. Dengan tujuan agar mengetahui nomor pin tersebut. Namun, sebelum me jalankan aksinya lebih jau, kata Kapolsek, pihak kepolisian yang melakukan pengintaian datang ke lokasi untuk menangkap pelaku.

Akibat perbuatannya, kata Kapolsek para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukaman maksimal 5 tahun penjara. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.