Polri Catat Sebanyak 806 Pelajar Terlibat Demo 13 Oktober

oleh -
Kadiv Humas Polri Argo Yuwono menyebut 806 pelajar, termasuk ada anak SD, ikut aksi demo 13 Oktober 2020
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut terdapat 806 pelajar, termasuk ada anak SD (Sekolah Dasar), ikut aksi demo penolakan UU Ciptaker  13 Oktober 2020  di wilayah Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok.

Kepolisian, kata Argo,  menyesalkan keterlibatan para pelajar tersebut,  terlebih ada beberapa di antaranya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Kami prihatin,  mayoritas dari mereka hanya ikut-ikutan, tanpa mengetahui apa yang perjuangkannya,” ujar Argo di Jakarta, Rabu.

Disebutkan, pelajar SD yang ikut demo terjaring di wilayah Polres Jakarta Utara ketika petugas menyekat sejumlah titik terhadap massa yang melakukan aksi. Hasilnya didapat 155 orang pelajar, dua di antaranya siswa  SD.

BACA JUGA:Polda Sumut Copot Oknum Perwira dari Jabatan Kasat Intel Karena Ini!

“Semua diamankan, lalu dibawa ke Mapolres untuk didata dan dilakukan rapid test,”katanya.

Menurut Argo, 806 pelajar yang tertangkap demo kemudian didata, diberi pengarahan dan selanjutnya diserahkan ke orang tua masing-masing.

“Perlu bimbingan semua pihak terutama orang tua agar anak-anak mereka tidak ikut-ikutan demo. Apalagi yang diperjuangkan, mereka tidak tahu,” tuturnya.

Kepolisian mencatat  dari 806 pelajar yang ditangkap 13 Oktober itu, 194 di antaranya diamankan Polda Metro Jaya, kemudian  di Jakarta Pusat, ditangkap 98 orang, di Jakarta Selatan  80 orang, di Jakarta Timur ditangkap 62 orang, di Jakarta Utara  70 orang, dan di Kota Tangerang 48 orang.

Selain itu  di Kabupaten Bekasi ditangkap 108 orang, Depok  55 orang, Tangerang Selatan  44 orang dan Kota Bekasi  47 orang.(Anita/ANTARA/Jaya)