Polrestro Tangerang kota Hentikan Penyelidikan Mural Mirip Wajah Presiden RI Jokowi

oleh -
Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima- (ist).

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Polres Metro Tangerang Kota memutuskan untuk tidak melanjutkan penyelidikan terhadap pembuat mural mirip Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di tembok Kolong jembatan rel Kereta api Bandara Soekarno Hatta, Jalan Pembangunan 1 Kelurahan Batujaya Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten.

Mural dengan tulisan “404: Not Found” tersebut, dijelaskan Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima, hanya melanggar Peraturan Daerah (Perda) dan tidak mengandung unsur pidana. “Engga ada kok, kita enggak menindaklanjuti,” jelasnya, Jumat (20/8/2021).

Deonijiu mengatakan, Perda yang dilanggar adalah Perda Nomor 8 Tahun 2018, tentang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. “Itu tidak memenuhi unsur, itu hanya melanggar Perda. Itu hanya mengotori pemandangan atau ketertiban umum, itu enggak masuk pidana dan itu hanya kena Perda aja,” ungkapnya.

Di dalam Perda Nomor 8 Tahun 2018, tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat tersebut, diketahui pasal 25 ayat 1 huruf H menyebutkan, setiap orang dilarang mencoret gambar pada dinding bangunan pemerintah atau milik orang lain, tempat ibadah, pasar, jalan raya dan pagar tanpa seizin atau pengelola bangunan.

BACA JUGA: Pelecehan Mural Mirip Wajah Presiden RI Jokowi Terjadi di Kota Tangerang

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tangerang, Agus Suhendra, belum bisa dimintai keterangan perihal tersebut

Seperti diketahui,  mural mirip wajah Presiden RI Jokowi yang berukuran sekira 1 x 2 meter di tembok kolong jembatan kereta api Bandara Soekarno Hatta, dilakukan dengan cara menutup kedua mata gambar tersebut  dengan  cat merah dan bertulisan warna putih “404:not found” yang berarti eror.

BACA JUGA: Polrestro Tangerang Kota Telusuri Mural Yang Diduga Sindiran Kepada Pemerintah 

Berdasarkan keterangan di lokasi, mural pelecehan terhadap wajah mirip Jokowi itu sudah terjadi sejak awal tahun 2021 lalu. Hanya saja warga sekitar tidak perhatian dan memahami makna dari tulisan “404:not faound” tersebut.

Padahal setiap hari di kolong itu banyak masyarakat yang berlalu lalang dan nongkrong sambil minum kopi di sekitar mural. “Hampir setiap hari kami nongkrong di sini dan banyak pembeli yang mampir untuk minum kopi,” kata pedagang kopi keliling, Irsyad yang kerap mangkal di lokasi, Kamis (12/8/2021).

Namun, kata dia, dirinya beserta warga tidak memperhatikan tulisan yang menutupi kedua mata mural mirip wajah presiden RI tersebut. Begitupula dengan si pembuat mural. Irsyad mengaku tidak tahu, karena gambar itu dibuat pada malam hari. ” kami nggak tahu siapa yang melukisnya, tau-tau paginya kaleng cat sudah berserakan di sekitar kolong rel ,” kata dia.

Menyikapi hal itu, kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Komisari Polisi Abdul Rachim mengatakan, pihaknya akan melakukan penyidikan atas kasus tersebut. Pasalnnya, kata dia, tindakan itu merupakan pelecehan terhadap simbol negara. 

” Kami akan koordinasi dengan Polsek setempat (Batu Ceper) agar menindak lanjuti kasus itu,” tegas Abdul Rochim (Candra/Aan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.