Polrestabes Bandung Ringkus Empat Pembobol ATM Dua Pelaku Ditembak

  • Whatsapp
Polrestabes Bandung menembak dua pelaku pencurian dengan modus mengganjal ATM
Empat pelaku dugaan pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM dihadirkan berikut barang bukti kejahatannya di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jawa Barat.

BADUNG, REDAKSI24.COM— Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, Jawa Barat, mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki dua dari empat pelaku dugaan pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di wilayah Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di Bandung, Minggu, menyebutkan, keempat pelaku tindak krimanal itu masing-masing berinisial AM, AI, AR, dan AS.

Bacaan Lainnya

Kata Ulung, Tim Satreskrim terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki  pelaku AR dan AI.

Empat pelaku tersebut, menurut Kapolrestabes,  diamankan setelah melakukan aksi pencurian di ATM berlokasi di Jalan Djundjunan dan Jalan Cijambe Kota Bandung. “Modus pelaku, mengganjal mesin ATM dengan menggunakan batang korek api dan tusuk gigi,”jelasnya.

BACA JUGA:Polres Tulungagung Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Tiri Hingga Hamil

Para pelaku sempat melarikan diri usai melakukan aksinya. Namun, lanjut dia, polisi kemudian mengadakan penyelidikan atas kasus tersebut hingga pelaku berhasil diamankan.

Dalam aksinya pelaku berhasil membawa kabur uang puluhan juta rupiah milik para korban.

“Dari TKP di Jalan Djundjunan, pelaku menguras sebanyak Rp25 juta, sudah diambil, dan di Cijambe sebanyak Rp30 juta,”tutur Ulung.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 40 kartu ATM hasil curian maupun kartu ATM palsu dari berbagai bank.

Pihaknya, kata dia, masih terus mengembangkan kasus itu terkait potensi adanya korban lain akibat aksi para pelaku. Pasalnya, berdasarkan penyelidikan, pelaku melakukan aksinya di kota-kota lain seperti Denpasar dan Tangerang.

“Kami masih melakukan pengembangan. Sambil menunggu apakah ada korban lainnya,” kata dia.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, dengan ancaman hukuman masing-masing tujuh tahun penjara.(Bagus/ANTARA/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.