Polresta Mataram Ringkus Pecandu Sabu Curi Kotak Amal Delapan Masjid

  • Whatsapp
Polresta Mataram meringkus AA pecandu sabu yang mencuri kotak amal delapan masjid
Petugas kepolisian mendampingi tersangka AA dan barang bukti pencurian uang dalam kotak amal masjid ketika menghadiri konferensi pers di Markas Polresta Mataram, NTB, Rabu (25/11/2020)

MATARAM, REDAKSI24.COM— Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) meringkus pecandu sabu berinisial AA yang diduga telah melakukan pencurian uang dalam kotak amal di delapan masjid.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Kamis (26/11), mengungkapkan, pelaku dengan inisial AA (31), asal Bajur, Kabupaten Lombok Barat, berhasil ditangkap dari pelacakan rekaman CCTV yang ada di salah satu TKP (Tempat Kejadian Perkara) masjid.

Bacaan Lainnya

“Dari aksinya yang terekam kamera CCTV di Masjid Al-Baitul Rohim, Perumahan Royal Mataram, itu yang berhasil kami deteksi. Yang bersangkutan beraksi pada Jumat (20/11),”ujar Kadek Adi.

Kata dia, aksi kejahatan AA  itu sempat viral di media sosial. Dari rekaman-nya, pelaku terlihat mengambil uang dalam kotak amal usai jamaah melaksankan Shalat Jumat.

BACA JUGA:Jaringan Pengedar Tembakau Gorila Diciduk Polrestabes Bandung

“Awalnya dia menggotong kotak amal ke balik mimbar khatib, langsung kotak amal dipecahkan lalu uangnya diambil,”jelasnya.

Dari pemeriksaan CCTV itu kemudian identitas pelaku terungkap. Dia ditangkap di rumahnya di wilayah Bajur, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Selasa (24/11) lalu.

Kemudian terkait sejumlah pencurian uang dalam kotak amal masjid dengan modus yang sama. terungkap dari hasil pemeriksaannya.

“Yang baru teridentifikasi itu ada delapan, termasuk TKP masjid di Perumahan Royal Mataram,” katanya.

BACA JUGAEmpat Kasus Kejahatan Seksual Diungkap Polresta Tangerang

Dikatakan, pelaku AA dalam aksinya ternyata tidak bekerja sendiri. Melainkan ada satu identitas pria yang muncul dan masih dalam perburuan polisi di lapangan.

Terkait dengan uang hasil curian, pelaku ke hadapan penyidik mengaku menggunakannya untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan juga narkoba.

“Dia terindikasi salah seorang pecandu narkoba, uang hasil curian tadia dia juga gunakan untuk beli sabu,” beber Kadek.

Kini AA yang telah ditahan di Mapolresta Mataram,  dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Sebagai tersangka, AA terancam pidana hukuman paling berat lima tahun penjara.(Jay De Menes/ANTARA)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.