Polres Tangsel Siapkan Tim Khusus Untuk Petugas Polisi Virtual

oleh -
Kapolres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Imanuddin.

TANGSEL,REDAKSI24.COM- Kapolres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Imanuddin mengaku pihaknya dalam waktu dekat akan meluncurkan tim khusus siber. Hal tersebut dilaukan sesuai dengan surat edaran Kapolri nomor SE/2/II/2021 terkait keberadaan virtual police atau polisi virtual.

“Selain melakukan pantauan aktivitas media sosial nantinya keberadaan polisi virtual dipastikan untuk mengedukasi, masyarakat guna mencegah dari potensi tindak pidana siber,” ungkap Kapolres.

Menurut Iman, bilamana dalam pemantauan oleh petugas di media sosial ditemukan ada masyarakat yang melakukan postingan atau unggahan konten yang berpotensi melanggar Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), maka yang pertama pihaknya akan mengingatkan serta memberikan edukasi terlebih dahulu. 

“Semua yang berbentuk dokumen elektronik sesuai diatur dalam UU ITE, jika sifatnya mengarah dan berpotensi terjadinya pelanggaran pidana maka pihaknya akan segera memberi peringatan dengan teguran. Agar segera yang bersangkutan melakukan koreksi atau menghapus postingan ataupun unggahan kontennya yang berpotensi melanggar hukum,” jelas Iman.

BACA JUGA: Delapan Pengedar Uang Dollar US Palsu Rp2 Miliar Lebih Diciduk Polres Tangsel 

Bilamana nantinya postingan atau unggahan kontennya tidak juga dirubah ataupun dihapus, Iman mengatakan pihaknya akan mengingatkan kembali dengan mengirimkan peringatan. Dan jika pemberitahuan kedua belum juga ada perubahan serta ada pihak yang melaporkan karna merasa dirugikan, maka pihaknya akan memediasikan kedua belah pihak (Pelapor dan Terlapor). Dan jika dengan mediasi tidak dapat diselesaikan, maka akan kita proses. Karena semua ini ada tahapannya.

“Sesuai arahan, pimpinan meminta anggota Polri memiliki prinsip bahwa hukum pidana menjadi upaya terakhir dalam penanganan perkara UU ITE,” ucap Iman.

Seperti diketahui dalam surat edaran Kapolri mengintruksikan penyidik mengedepankan pendekatan restorative justice dalam penegakan hukum. (DA/Hendra)