Polres Tangsel Periksa Sejumlah Saksi Kasus Dugaan Jual Beli Bansos Presiden

  • Whatsapp
Bansos presiden
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharam Wibisono.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) sudah memanggil sejumlah saksi terkait adanya dugaan jual beli paket sembako bantuan sosial presiden di Komplek Kompas, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Banten.

“Masih kita dalami. Pihak-pihak terkait pasti akan terus kita dalami dan lakukan pemanggilan. Beberapa orang sudah kita panggil untuk mencari informasi terkait adanya dugaan jual beli Bansos presiden,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Muharam Wibisono, Jumat (10/7/2020).

Bacaan Lainnya

Meski begitu, Muharam tidak menjelaskan terkait siapa dan informasi apa yang didapatkan dari beberapa orang yang sudah dipanggil. “Intinya dari pihak terkait sudah kita panggil, tetapi data jelasnya saya belum cek lagi ke tim,” pungkasnya. 

BACA JUGA: Ironis, Jual Beli Bansos Presiden di Kelurahan Ciputat Disebut Seperti Kartel, Melibatkan Oknum RT RW

Sebelumnya, Muharam mengaku akan menyelidiki dugaan jual beli Bansos presiden di Komplek Kompas, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Tangsel yang dilakukan sejumlah oknum.

“Ya kalau tidak sesuai aturan kan itu berarti pelanggaran. Tetapi masih kita lidik. Nanti kita akan lihat apakah praktik beli paket Bansos Presiden yang dikeluhkan warga itu jadi satu kriteria dalam penyaluran Bansos tersebut atau tidak. Kalau ternyata adanya pungutan dalam distribusi Bansos itu di luar kriteria, maka menjadi pelanggaran hukum dan akan kami tindak tegas,” pungkasnya.

Dugaan adanya jual beli Bansos presiden, berawal dari keluhan warga yang resah adanya kecurangan yang melibatkan sejumlah oknum. Pasalnya, paket Bansos yang harus diberikan gratis kepada warga miskin terdampak Covid-19 itu, dijual belikan seharga Rp70 ribu per paket. Alasannya, uang tersebut untuk membayar akomodasi angkutan dan kuli panggul.

“Sudah banyak warga yang tahu, banyak juga warga luar Ciputat yang beli. Bolak-balik ada yang bawa dua hingga tiga paket sembako bertuliskan bansos presiden. Tapi ada warga yang pro dan kontra, karena bansos presiden kok dijual,” kata MP salah satu warga di Komplek Kompas, Jalan Bawang Putih 3, RW 08, Kelurahan Ciputat.

BACA JUGA: Polres Tangsel Selidiki Dugaan Jual Beli Bansos Presiden di Kelurahan Ciputat

Warga lainya bahkan menyebut, paket Bansos tersebut hingga dijual ke Bogor. “Ada warga yang jadi supir pengantar paketnya, katanya dia diminta untuk mengirimkan 50 paket Bansos presiden ke Bogor,” kata TM, yang meminta namanya dirahasiakan.

Keduanya, meminta baik kepolisian atau pun Pemkot Tangsel mengusut tuntas dan menindak tegas para oknum yang melakukan jual beli bansos presiden tersebut. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.