Polres Serang Kota Sebar Petugas Saber Pungli ke Sejumlah Dinas Kota Serang

oleh -
saber pungli
Wakil Kepala Polres Serang Kota, Kompol Mirodin.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Polres Serang Kota menyoroti indikasi maraknya pungutan liar (Pungli) di ibu kota Banten. Mulai pungli perparkiran maupun yang terjadi di sejumlah instansi atau dinas yang ada di wilayah hukum Polres Serang Kota.

Wakil Kepala Polres Serang Kota, Kompol Mirodin mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi adanya indikasi pungli, mulai dari Januari hingga September 2020 yang terjadi di Kota Serang. Dari evaluasi itu, kata dia, pihaknya telah menempatkan petugas Saber (sapu bersih) Pungli di sejumlah instansi yang dinilai rawan terjadinya Pungli.

“Ada beberapa hal yang kami evaluasi, untuk meminimalisir Pungli. Itu sudah tugas kami di Saber Pungli Kota Serang,” katanya kepada wartawan di Puspemkot Serang, Kamis (10/9/2020).

Pungli sendiri, menurut Mirodin, yaitu pungutan sejumlah dana di luar prosedur. Hal itu, kata dia, tentu sangat meresahkan masyarakat. Meski demikian, Mirodin menyebut, selama 2020, belum ada kasus Pungli yang sampai diproses hukum.  “Cuma indikasi.  Kami umumnya fokus pada pencegahan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Ada Ratusan Penyandang Masalah Sosial, Anjal di Kota Serang Paling Sulit Ditertibkan

Menurut Mirodin, pihaknya paling banyak menerima aduan dugaan pungli pada bidang pendidikan, terlebih pada pengadaan barang dan jasa bidang pendidikan. Pengaduan pungli juga paling banyak saat musim pendaftaran siswa baru.

“Pengaduan itu masuk katagori indikasi yang kami tindaklanjuti dengan penyelidikan, juga sosialisasi anti pungli ke sejumlah instansi dan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jauh Mirodin menjelaskan, begitu ada pengaduan dari masyarakat, pihaknya sebisa mungkin langsung turun untuk melakukan pencegahan. Menurut dia, Pungli bisa dilakukan siapa saja, termasuk aparat.

“Karena itu kami gencarkan sosialisasi Saber pungli,” katanya seraya meminta masyarakat untuk melapor ketika menemukan adanya prilaku pungli. “Masyarakat bisa langsung melapor ke Polres atau Posko Saber Pungli,” tandasnya.(Adi/Difa)