Polres Metro Jakarta Barat Lumpuhkan 3 Orang Pelaku Tawuran

oleh -
Pelaku Tawuran Grogol Petamburan Jakarta Barat
Pelaku tawuran ditangkap.

JAKARTA, REDAKSI24.COM- Tim Gabungan Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat bersama Unit Reskrim Polsek Tanjung Duren menangkap pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Semeru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menjelaskan, sebanyak 21 oramg yang diduga melakukan pengeroyokan tersebut, 16 diantaranya sudah memenuhi unsur, sedangkan 3 orang lainnya sebagai pelaku utama yang melukai korban dengan menggunakan senjata tajam.

” Petugas terpaksa menghadiahi ke 3 orang itu dengan tindakan tegas dan terukur, karena saat akan ditangkap berusaha menyerang,” kata Kapolres melalui rilisnya yang diterima Redaksi24.com, kamis (16/1/2020).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/1/2020) sekira pukul 02.00 WIB. Dua kelompok pemuda dari Borobudur dan Kebon Pisang Jelambar Jakarta Barat tawuran, sehingga mengakibatkan salah satu korbannya dari kelompok Borobudur mengalami luka dibagian perut karena disabet dengan senjata tajam.

Peristiwa itu bermula ketika beberapa orang pemuda Borobudur bermain ke rumah salah seorang temannya di Jalan Semeru, tiba- tiba datang sekelompok pemuda yang mengatasnamakan warga Kebon Pisang Jelambar menyerang dengan melempari batu, busur anak panah, petasan, kembang api serta bom molotov.

BACA JUGA:

Polisi Selidiki Tawuran Yang Lukai Korbannya di Grogol Petamburan, Jakarta Barat

Polrestro Jakarta Barat Tembak Mati Pelaku Kejahatan Jalanan di Grogol Petamburan

Akibatnya mendapat perlawanan dari kelompok korban, sehingga terjadi bentrokan diantara mereka di Jalur Busway depan Menara Latumenten Grogol Petamburan Jakarta Barat. Saat itu juga korban jatuh bersimbah darah karena disabet senjata tajam dari belakang oleh pelaku, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat.

Barang bukti yang disita petugas dari kejadian tersebut berupa 6 bilah senjata tajam, seperti celurit dan golok. (Markus/Aan)