Polisi Tembak Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kalideres Jakarta Barat

  • Whatsapp
Aparat Reskrim melumpuhkan AP pelaku pencurian rumah kosong di kalideres Jakarta Barat
Tersangka pencurian rumah kosong di kawasan Kalideres, AP, dilumpuhkan petugas Reskrim Polres Jakarta Barat karena melawan saat ditangkap di Jakarta, Selasa.

JAKARTA, REDAKSI24.COM— Aparat Reskrim (Reserse Kriminal) Polres Metro Jakarta Barat terpaksa melumpuhkan pria berinisial AP, pelaku pencurian di rumah kosong di Kalideres Jakarta Barat, yang berusaha melawan petugas saat ditangkap.

“Benar kami menangkap pencuri  di rumah kosong. Saat itu rumah sedang ditinggalkan oleh korbannya,” ujar Kepla Polsek Kalideres Kompol Slamet Riyadi di Jakarta, Jumat.

Bacaan Lainnya

Penangkapan AP didasari laporan pemilik rumah kosong di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, yang mengaku kehilangan sejumlah barang berharga.

Kemudian korban melapor pada Polsek Kalideres pada Selasa (17/11) dengan membawa bukti berupa rekaman kamera pengintai CCTV.

BACA JUGA:Polisi Tangkap Selebgram Syaima Salsabila Diduga Karena Konsumsi Ganja

Di kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Kalideres Iptu Anggoro Winardi menyebutkan pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara segera setelah mendapat laporan.

“Dari hasil analisa kami berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku pencurian rumah kosong ini. Akhirnya tim bergerak ke tempat persembunyian pelaku,” ujar Anggoro.

Ia menyebutkan AP pada saat ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (18/11), sempat melawan petugas. Sehingga anggotanya terpaksa menberikan tindakan tegas terukur ke kaki kanan AP.

BACA JUGA:Polrestabes Bandung Ringkus Empat Pembobol ATM Dua Pelaku Ditembak

“Pelaku melawan petugas. Kami sudah berikan tembakan ke udara tapi tidak diindahkan oleh pelaku akhirnya anggota melumpuhkan dengan timah panas,” ujarnya.

AP diketahui telah beberapa kali melancarkan aksi pencurian. Dari tangan pelaku polisi menyita beberapa barang bukti yang belum sempat dijual.

“Ada barang bukti obeng yang digunakan untuk congkel pintu rumah korban, sepeda motor dan ponsel korban yang belum sempat dijual,” kata dia.(Jay De Menes/ANTARA)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.