Polisi Tangkap Pedofil Pencabulan Anak di Pagedangan

  • Whatsapp
Pelaku pencabul anak digelandang ke Polres Tangsel.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan mengamankan pelaku pelecehan seksual terhadap anak berinisial S (40).

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Muharam Wibisono mengatakan, pelaku berinisial S ditangkap setelah diamankan oleh warga dan diantarkan ke Polsek Pagedangan kemudian dilimpahkan ke Polres Tangsel.

Bacaan Lainnya

“Kita baru dapat laporan kemarin. Tersangka S diamankan keluarga korban dibawa ke Polsek pagedangan lalu dilimpahkan ke Polres. Pelaku sudah diamankan Kamis (2/7/2020),” katanya kepada wartawan di kantornya, Jumat (3/7/2020).

Muharam menerangkan, berdasarkan pengakuan sementara dari tersangka pedofil anak tersebut, ada empat anak yang menjadi korban pelecehan seksualnya. 

“Sementara pengakuan dari pelaku terhadap 4 korban yang merupakan anak laki-laki di bawah umur,”  terang Muharam.

BACA JUGA: Alasan Takut Punya Anak Cacat, Pasangan Kekasih di Tangsel Gugurkan Kandungan

Soal modus tersangka, Muharam menuturkan, para korban diajak oleh tersangka untuk bermain game di kos-kosan tersangka di Kampung Pagerhaur RT 01 RW 01, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. 

“Tersangka ngekos sudah lima tahun di lokasi kejadian. Dari keterangan sementara, tersangka merupakan duda cerai pada 2009 tidak memiliki anak. Kemudian diduga tersangka menyalurkan fantasi seksualnya ke anak di bawah umur,” tutur Muharam.

Diketahui,  tersangka S berprofesi sebagai petugas keamanan di salah satu perumahan di sekitar Kecamatan Pagedangan. Sementara kondisi korban, masih menunggu proses visum dan pendalaman dari keluarga serta korban.

Dari informasi yang dihimpun, tersangka sudah melakukan tindak cabul pada anak di bawah umur itu sudah berlangsung selama satu tahun dan ada 14 korban. Meski begitu, informasi tersebut belum dapat dipastikan oleh Satreskrim Polres Tangsel. 

“Saat ini kami masih proses pendalaman, baru ada satu laporan dan sedang dalam penyidikan. Karena tersangka mengaku ada 4 korban dan korban tersebut masih kita selidiki dimintai keterangan,” pungkas Muharam.

Terpisah, salah satu orangtua korban R40) mengatakan, dirinya mengetahui tindak cabul S dari keterangan anaknya. “Setelah denger cerita anak, saya langsung ajak pengurus RT RW untuk mendatangi tempat tinggal pelaku,” ungkap R.

Dari pengakuan pelaku, lanjut R, korban aksi bejatnya diperkirakan ada 14 anak di bawah umur. Tetapi, baru hanya 4 orang identitas korban yang diungkap pelaku.

“Ada empat orang korban yang sudah diketahui. Iya, infonya ada 14 orang. Makanya kita mau cari keterangan buat mastiin 14 orang ini,” tutup R. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.