Polisi Selidiki Dugaan Pencemaran Limbah di Sungai Cisadane Tangerang Selatan

oleh -
Pabrik pengolahan sampah yang membuang limbahnya di Sungai Cisadane.

KOTA TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COMPolres Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang dilakukan oleh pabrik pengolahan sampah plastik di bantaran sungai tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra mengatakan, dalam penyelidikan itu pihaknya sudah melakukan pengambilan sampel air sungai, sampah plastik dan cairan berwarna merah yang dialirkan ke Sungai Cisadane. 

“Beberapa sampel sudah kami ambil. Ya, memang tempat ini adalah lokasi pencucian limbah sampah,” kata Angga, Senin (4/10/2021).

Kemudian lanjutnya, sample itu dibawa ke Laboratorium untuk diteliti lebih lanjut, apakah mengandung zat berbahaya atau tidak. ” Ini masih kita selidiki. Untuk hasilnya akan kami sampaikan nanti,” kata Angga.

BACA JUGA: Aktivis Banksasuci : Sejumlah Industri di Panunggangan Diduga Buang Limbah ke Sungai Cisadane

Kendati demikian, Angga belum bisa memastikan kapan hasil Laboratorium dari sampel yang diteliti itu  keluar. “Tunggu saja, jika sudah keluar kami infokan lagi,” ucapnya. 

Lebih jauh Angga menjelaskan, tempat pencucian sampah plastik yang mencemari air Sungai Cisadane hingga berwarna merah itu dikelola oleh Komar. Ia  mengumpulkan sampah-sampah plastik dari pengepul perusahaan dan perorangan, kemudian dicuci untuk dijual kembali. 

“Jadi bukan mereka yang menyiapkan adonan atau bahan kimia yang menyebabkan warna merah. Tapi, itu berasal dari sumber sampah,” katanya.

Kasus pencemaran terhadap Sungai Cisadane tersebut ditangani Polisi, setelah viral di media sosial yang memperlihatkan air Sungai Cisadane di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  berwarna merah, sehingga meresahkan masyarakat. (RM2/Aan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.