Polisi Ringkus Empat Kurir Jaringan Sumatera-Jawa Pembawa 291 Kg Narkoba

  • Whatsapp
Ratusan Kilogram Narkoba

JAKARTA, REDAKSI24.COM Satresnarkoba (satuan Reserse Narkoba) Polres Metro Jakarta Selatan meringkus empat orang diduga kurir narkoba jaringan Sumatera-Jawa pembawa 291 kilogram (kg) ganja dan sabu.

Keempat tersangka ditangkap dari dua kasus berbeda. “Jadi ada dua kasus, yaitu penangkapan kurir ganja dengan barang bukti 160 kg dan sabu 131 kg,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dalam pemaparan kasus di Mako Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, penangkapan para tersangka itu berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan jajarannya di lapangan. Keempat kurir narkoba tersebut yakni AP alias B dan HG alias B, kurir sabu seberat 131 kilogram yang diringkus di wilayah Cipulir, Jakarta Selatan pada Kamis (30/7).

Kemudian,  HS dan NK yakni kurir ganja dengan barang bukti 160 kg, ditangkap di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat pada 17 Juli 2020.

Menurutnya, dari pengungkapan kasus ganja, petugas melakukan dua kali penangkapan. Pada penangkapan pertama 14 Juli 2020, petugas mengamankan 70 kg ganja dari kediaman kedua pelaku HS dan NK di Bogor.  Pada penggrebekan kedua kalinya 17 Juli 2020 di lokasi yang sama didapati 90 kg ganja serta 10 gram sabu.

Selanjutnya penangkapan dua kurir sabu dilakukan Kamis (30/7) saat sedang menunggu kiriman paket sabu di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. “Kedua kurir berada di TKP (tempat kejadian perkara),  sedang menunggu seseorang yang diperintahkan untuk mengambil truk (berisi sabu) tersebut,”tutur Nana.

Lebih jauh kapolda menjelaskan, keempat pelaku menggunakan modus operandi yang sama. Mereka mengirim narkoba dengan menggunakan jasa pengiriman barang atau kargo dan menggunakan kamuflase untuk menyembunyikan narkoba dari incaran petugas.

Dtambahkan, hingga kini petugas masih terus memburu bandar atau pemasok atau pelaku utama dari pengedaran narkoba jaringan Sumatera-Jawa itu. Petugas sudah mengantongi identitas pelaku utama pengiriman 131 kg sabu yakni Santi alias Selvi yang masih masuk DPO (daftar pencarian orang) dan tengah pengejaran. “Namun untuk tersangka utama tetap terus kita kejar,” pungkas kapolda.(Laily/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.