Polisi Pulangkan WNA Tiongkok Pelaku Penipuan Telekonferensi

oleh -
WNA Tiongkok dideportasi.

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Pasca diringkus oleh Polda Metro Jaya pada Senin (25/11/2019) lalu, hari ini para tersangka penipuan telekonferensi asal China atau Tiongkok dideportasi oleh pihak Kepolisian ke negara asalnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dari 85 orang, polisi menetapkan 80 tersangka sebagai tersangka kasus penipuan telekonferensi. Polisi menyebut penghukuman terhadap mereka akan dilakukan di negara mereka sendiri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, para WNA akan ditangani oleh Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri untuk kemudian diserahkan ke pihak Imigrasi.

“Sesuai koordinasi kami dengan Divhubinter dan juga imigrasi, direncanakan 80 WNA ini akan kita serahkan ke imigrasi untuk proses lebih lanjut” kata Iwan di Polda Metro Jaya, Kamis Siang (28/11/2019).

Sementara lima warga China yang sebelumnya ditahan bersamaan dengan yang lainnya dinyatakan tidak terlibat. “Karena ada sesuatu terkait dengan alat komunikasi mereka yang terkena hack,” jelasnya.

BACA JUGA:

Polda Metro Jaya Tangkap 85 WNA Tingkok Yang Tipu Para Korbannya Hingga Rp 36 Milliar

Sedangkan enam orang warga negara Indonesia, tambah Iwan, mereka tidak terlibat dalam aksi kejahatan itu secara langsung. Mereka dibayar hanya untuk membeli makanan dan mengantar para WNA.

Namun, tidak menutup kemungkinan mereka akan dijadikan sanksi oleh Divhubinter Polri, Imigrasi, dan polisi China.

“Nanti tergantung dari kepolisian Cina untuk BAP. Ya kami ambil keterangan saksi, atau bisa kami kirimkan, atau seperti apalah. Sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (Alfin/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.