Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan Terhadap Penambangan Emas Ilegal di TNGHS Lebak

oleh -
Bareskrim Polri pasang garis polisi di TNGHS.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Bareskrim Polri bersama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan jajaran TNI menutup tempat pertambangan emas ilegal di Desa Cidoyong, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.

Penutupan tempat pertambangan tersebut dilakukan dengan memagari pertambangan yang masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dengan police line atau garis polisi.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, yang dihubungi Redaksi24,com, Minggu (12/1/2020) mengatakan, pemasangan garis polisi tersebut merupakan tindak lanjut intruksi dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) serta Kapolda Banten Irjen Pol Drs Agung Sabar Santoso untuk melakukan penyelidikan di kawasan TNGHS yang diduga banyak aktivitas pertambangan ilegal.

Penutupan tempat pertambangan emas tersebut juga dilakukan guna mencegah adanya bencana susulan yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan ilegal tersebut. ” Kita sterilkan lokasi ini dari aktivitas pertambangan ilegal yang merugikan masyarakat,” kata Kombes Pol Edy Sumardi.

Dikatakannya, dalam tinjauan ke lokasi pihaknya menemukan beberapa mesin yang diduga digunakan para penambang ilegal untuk melakukan aktivitas pertambangannya.

BACA JUGA:

Jokowi Minta Gubenur dan Bupati Lebak Tindak Tegas Penambangan Ilegal di TNGHS

Bupati Lebak: Banjir Bandang Dampak Buruknya Vegetasi Hutan Di TNGHS

Selanjutnya, pihaknya bersama dengan pihak terkait akan terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan beberapa saksi serta mencari tempat pertambangan ilegal lainnya yang diduga menjadi penyebab utama dari bencana banjir bandang dan longsor yang telah menghancurkan ribuan rumah warga.

” Jika hasil pemeriksaan ditemukan alat bukti yang cukup, maka kita akan melakukan penindakan terhadap pelaku penambangan, dan pemiliknya berdasarkan pasal 158 tentang undangan undangan pertambangan,” pungkasnya.(Yusuf/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.