Polisi Lacak Sopir Truk Fuso Yang Diduga Penyebab Kecelakaan Pengemudi Grab Wanita Tewas di Cikupa

  • Whatsapp
kecelakaan truk fuso di cikupa
Pengemudi grab tewas kecelakaan di Cikupa-(dok).

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Kepolisian dari unit Lakalantas Polresta Tangerang sudah memeriksa tiga orang saksi mata dalam peristiwa kecelakaan maut yang menewaskan AS (47)  pengemudi Grab Wanita di Jalan Raya Serang km 15, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (21/6/2020) lalu. 

Kuat dugaan kecelakaan itu disebabkan karena korban terjerat tali saat awak truk Fuso sedang melakukan bongkar muatan pada saat kejadian. 

Bacaan Lainnya

Kasubnit Laka Lantas Polresta Tangerang Aiptu Sopiudin mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mendalami keterangan dari tiga orang saksi. Dua orang saksi diantaranya yakni T pemilik Young Tailor tempat truk Fuso tersebut terparkir dan IR pemilik barang yang diturunkan oleh awak truk Fuso tersebut. 

BACA JUGA: Antisipasi Kecelakaan, Sopir Bus di Kabupaten Tangerang di Tes Urin

Ia melanjutkan, dari keterangan IR diketahui jika truk Fuso itu berasal dari wilayah Palembang. IR mengaku mengenal sopir truk Fuso tersebut di jalan. Kepada mereka ia menitipkan kerupuk untuk dibawa ke tokonya di wilayah Cikupa, Tangerang, dengan ongkos 600 ribu rupiah. 

“Berdasarkan keterangan saksi IR ini juga kami sudah dapat nomor Hp sopir terakhir kita lacak mereka ada di wilayah Cibitung Bekasi, tapi sekarang nomornya tidak aktif dan kita masih berupaya melacak,” kata Aiptu Sopiudin saat ditemui di ruangannya, Kamis (25/6/2020). 

Tak hanya memeriksa saksi, lanjut dia, untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut pihaknya juga mengaku sudah menyisir CCTV yang berada di toko-toko sekitar lokasi kejadian. Hanya saja semua rekaman CCTV tidak ada yang langsung mengarah ke tempat kejadian. 

“Pembuktian simpang siur karena tidak ada satupun saksi di TKP yang melihat langsung kejadiannya seperti apa,” kata dia.

Terkait asuransi kecelakaan kepada keluarga korban, ia menambahkan, Lakalantas Polresta Tangerang sudah berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja dan dipastikan uang asuransi sebesar 50 juta rupiah akan segera diberikan kepada suami almarhum. 

“Kalau asuransi sudah diproses dan terkait kasusnya kami mohon doanya supaya bisa segera terungkap,” tukasnya.

BACA JUGA: Terjerat Tali, Pengemudi Grab Wanita di Cikupa Tewas Terpelanting Dari Motor

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, almarhum AS merupakan sosok pekerja keras. Wanita paruh baya tersebut rela bekerja sebagai driver online demi membiayai pendidikan kedua anaknya. 

Hanya saja, saat Redaksi24.com mencoba mewawancarai keluarga almarhum, salah seorang kerabatnya mengatakan saat ini pihak keluarga belum bersedia ditemui karena masih dalam keadaan berduka. (Ricky/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.