Polisi Kembali Tangkap Pelaku Kericuhan PPKM Darurat di Surabaya

oleh -
Polres Tanjung Perak kembali tangkap pelaku kericuhan PPKM darurat.

SURABAYA, REDAKSI24.COM- Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak kembali menangkap dan menetapkan tersangka pelaku kericuhan saat operasi penertiban dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jalan Bhineka Raya, perbatasan Suropati dan Bulak Banteng Baru beberapa waktu lalu.

“Ada dua tersangka baru berdasarkan hasil pengembangan tim penyidik,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Ajun Komisari Besar Polisi Ganis Setyaningrum di Surabaya, Selasa (13/7/2021)

Masing-masing tersangka berinisial F, warga Jalan Kunti Surabaya yang diduga sebagai provokator melalui unggahan di media sosial, kemudian pria berinisial H warga Kabupaten Bangkalan yang diduga perusak mobil polisi.

“Mobil polisi dirusak dengan cara  memecah kaca bagian belakang menggunakan batu bata,” ucap perwira menengah Polri tersebut.

BACA JUGA: Pelaku Kericuhan Operasi PPKM Darurat di Surabaya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kepada polisi, kedua pelaku mengaku kebetulan berada di Bulak Banteng saat petugas gabungan dari kepolisian, TNI, serta Satpol PP dan Linmas dari Kecamatan Kenjeran sedang melakukan operasi yustisi jam malam PPKM darurat.

“Salah seorang pelaku mengatakan adiknya diamankan petugas Satpol PP karena tidak menggunakan masker. Jadi, dia berusaha membela adiknya, lalu merusak mobil polisi,” kata Kapolres.

Sedangkan satu pelaku lainnya, tambah dia, sengaja membuat konten di media sosial yang menyebarkan provokasi anti-terhadap petugas PPKM.

BACA JUGA: Ditengah Masa PPKM Darurat, 4 Pria di Teluknaga Malah Asik Berjudi

Akibat kericuhan itu, tambahnya, polisi langsung menangkap pemilik warung kopi berinisial E karena melawan petugas saat hendak dilakukan penindakan PPKM darurat lantarani warungnya tetap buka pada jam operasional malam.

Dengan demikian, sudah tiga orang pelaku kericuhan di Bulak Banteng Surabaya yang telah ditangkap.

Kapolres memastikan polisi masih terus mengembangkan penyelidikan kasus kericuhan dan penyerangan terhadap petugas PPKM untuk menangkap para pelaku lainnya.

“Saya imbau masyarakat patuh terhadap aturan PPKM darurat. Kegiatan operasi yustisi ini tentunya demi keselamatan dan kesehatan masyarakat. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau COVID-19,” kata Kapolres.(Fiqih/Ant/Aan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.