Polda Metro Tangkap 10 Begal Sepeda, Empat Pelaku Masih Remaja

oleh -
Kapolda Nana menyatakan Polda menangkap 10 orang pelaku begal terhadap pesepeda di Jakarta
Kapolda Polda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana menyampaikan keterangan pers terkait penangkapan 10 orang pelaku begal yang kerap mengincar dan meresahkan para pesepeda di sekitar ibu kota, di Mako Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (03/11/2020)

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Kapolda Irjen Pol. Nana Sudjana, menyatakan, jajaran Polda Metro Jaya berhasil menangkap 10 orang diduga pelaku begal yang kerap mengincar dan meresahkan pesepeda di jalanan sekitar Jakarta.

Kapolda Nana Sudjana menyebutkan, pihaknya dalam dua bulan terakhir menerima 12 laporan terkait aksi pembegalan terhadap para pesepeda di Ibu Kota.

“Selama dua bulan, dari 12 laporan polisi, kami berhasil ungkap enam TKP dengan tersangka 10 orang,”ujar Kapolda Nana di Mako Polda Metro Jaya, Selasa.

Nana mengatakan dari 10 orang tersangka pelaku begal yang diamankan satu orang terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat dilakukan penangkapan.

BACA JUGA: Jambret Merajalela, Pesepeda di Ibukota Harus Waspada 

Dari 10 tersangka itu, menurut Kapolda,  empat orang di antaranya diketahui masih berstatus anak di bawah umur.

Empat tersangka yang dibwah umur adalah MA (16), MMAH (16), NY (15) dan ST (17). Sedangkan tersangka lainnya adalah SH (26), AR (41), BG (21), RN (22), ID (26) dan MAS (20).

Kata Kapolda, dalam menjalankan aksinya para pelaku biasanya sudah mengincar dan mengamati korbannya. Saat beraksi para pelaku juga tidak segan-segan melakukan tindak kekerasan kepada korbannya.

“Kebanyakan korban terjatuh dari sepeda dan terluka, karena mereka biasanya langsung menjambret barang milik korbannya,” jelasnya.

Para tersangka biasanya beraksi dengan menggunakan sepeda motor, dan modusnya adalah menyasar pesepeda yang melintas di tempat sepi.

Akibat perbuatannya, 10 orang itu kini telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 365 KUHP tentang perampokan.

“Penerapan pasal terhadap 10 orang ini kita kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkas Kapolda.(Jay De Menes/ANTARA)