Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Ormas Paksa Kelola Lahan Parkir di Bekasi

oleh -
Direktur Krimum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto.

JAKARTA, REDAKSI24.COM– Polda Metro Jaya akan melakukan penyelidikan atas ulah Ormas yang memaksa meminta retribusi atau pengelolaan lahan parkir di salah satu mini market di Jalan Nerogtog, Bantargebang, Kota Bekasi.

Penyelidikan tersebut dilakukan meyusul viralnya vidio di media sosial terkait peroalan itu yang terjadi pada 23 Oktober 2019 lalu

“Kami akan dalami apakah tindakan Ormas itu benar-benar melawan hukum. Karena sikap premanisme maupun intimidatif yang dilakukan kepada pengusaha maupun masyarakat tidak bisa dibenarkan dan kami tidak akan mentolerirnya,” kata Direktur Krimum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto Senin Sore (4/11/2019).

Guna melakukan penyelidikan itu, kata Suyudi yang juga mantan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, pihaknya akan menurunkan tim kusus untuk melaukan pemertiksaan terhadap Ormas tersebut maupun Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi (Dispenda) yang telah mengeluarkan surat tugas kepada Ormas itu untuk mengelola parkiran di minimarket.

“Nanti akan kami selidiki kenapa bisa ada surat seperti itu. Kalau dalam penyelidikan tersebut ada hal-hal yang melawan hukum, pasti kami proses,” tuturnya

Diketahui sebelumnya, dalam video yang viral itu, tampak ada penolakan dari pihak minimarket terhadap Ormas yang membawa ‘surat tugas’ untuk menjaga lahan parkir di minimarket itu.

BACA JUGA:

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakbar Gelar Bhakti Sosial Bagi 1.000 Kaum Dhuafa

Karena ditolak, Ormas merasa tidak senang, sehingga terjadi percekcokan antara mereka. Melihat keributan itu, petugas kelolisian setempat berusaha melerai.

Namun, beberapa saat kemudian,
Ormas kembali lagj ke lokasi dengan jumlah massa yang lebih banyak. Akibatnya petugas kepolisian maupun Pemkot Bekasi turun tangan untuk meredam kejadian yang tidak diingin Dan hingga kini kasus itu masih dalam.pembahasan pemerintah dan pihak keamanan setempat. (Alfin/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *